Matatelinga.com, Plt Gubsu H T Erry Nuradi menghimbaukepada seluruh masyarakat Sumatera Utara khususnya pelaku usaha dapatmensukseskan Sensus Ekonomi yang digelar mulai 1-31 Mei 2016. “Saya berharapsensus ekonomi dapat didikung oleh seluruh lapisan masyarakat yang ada,” kataPlt Gubsu saat menerima kehadiran Kepala BPSSumut Wien Kusdiatmono di KantorGubsu, Selasa (19/4/2016).
Kepala BPS didampingi staf antaralain Ateng Hartono, Dwi Parwoto dan lainnya. Sedangkan Plt Gubsu didampingi Plt Assisten Ekbang Ibnu Hutomo.
Erry menilai sensus ekonomi sangatpenting dimana hasilnya nanti sebagai landasan bagi pemerintah dalamperencanaan, pengambilan kebijakan dan evaluasi kegiatan. “Sedangkan bagi parapelaku usaha, hasil sensus akan bermanfaat untuk mengetahui posisi, peluangserta daya saing usaha,” kata Erry. Lain
Dia berharap sensus ekonomi diSumut berjalan sukses dan lancar. Dengan demikian, masyarakat dapat menerimamanfaat dari kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah. Demikian juga bagipeneliti dan akademis dapat menjadi bahan penelitian ilmiah dan pengamatan bidaekonomi.
Direncanakan Plt Gubsu bersamaWalikota Medan akan melepas keberangkatan petugas Sensus ekonomi tahun 2016 yangdigelar di Lapangan Merdeka pada Jumat, 29 april 2016.
Kepala BPS Sumut Nien mengatakanbahwa sensus ekonomi dilaksanakan setiap sepuluh tahun yang mendata seluruhusaha atau perusahaan non pertanian yang dilakasanakan pada 1-31 Mei 2016. “Usahapertanian tidak lagi dialkukan karena sensus pertanian sudah dilaksanakan tigatahun lalu,”kata Nien. Dia memastikan bahwa petugas sensus tidak memungut biayaapapun dan keterangan individu bersifat rahasia dan dilindungi undang-undang.
Sensus Ekonomi di Sumut, kataNien, akan melibatkan sekitar 15 ribu petugas. Satu orang petugas dalam satublok sensus akan mengambil data sekira seratusrumah tangga.
“Harapan kita masyarakat khususnyapelaku usaha mau menerima petugas sensus. Mau Memberi keterangan apa adanya. Karenaketerangan penting, kalau data valid data akurat maka perencanaannya akanakurat, perencanaan yang akurat kan itu katanya 50% pembangunan sudah berhasil,akan kita petakan pelaku usaha di Indonesia,” ujar Nien. Bagi pelaku usaha,lanjutnya, hasil sensus ini bisa memanfaatkan peta yang ada , bisa melihat datamenciptakan peluang usaha baru atau investasi baru.
Dijelaskan Nien, sensus 10 tahunlalu di Sumut tercatat 1,056 juta pengusaha. “Perkiraan kita, sekarang inimungkun jumlah pengusaha di SUmut meningkat 2-3 kali lipat,” katanya.
Cakupa sensus ekonomi adalah seluruh usaha atau perusahaanyang bertempat di lokasi permanen seperti mal, perkantoran, hotel, resto, bankdan lokasi tidak tetap seperti kaki lima serta usaha keliling seperti tukangbakso dan sol sepatu. Pelaku usaha yang disensus mencakup pemerintah, lembaganon profit dan rumah tangga.
(Mtc)