Matatelinga.com, Wakil Wali Kota Medan, Ir AkhyarNasution MSi menerima kunjungan pengurus Perhimpunan Masyarakat Indonesia (Permai) Utara Malaysia di BalaiKota Medan, Selasa (19/4/2016). Selain bersilaturahmi, kunjungan itu dilakukan untukminta izin Pemko Medan agar pengurusPermai Utara Malaysia dipercayakan mengurusWisma Kota Kembar yang ada di Pulau Pinang, Malaysia.
Rombonganpengurus Permai Utara Malaysia dipimpin Dato’ Trisya Devi Arfandi didampingiEddy Virgo selaku Ketua II dan sejumlah pengurus lainnya. Kedatangan mereka diterima Wakil Wali Kota didampingiAsisten Pemerintahan Setdakot Medan, Musadad Nasution, Plt Kadis Kebudayaan danPariwisata Kota Medan, Drs Hasan Basri MM dan Kabag Hubungan Kerjasama, DrsRivai Nasution MM.
Dato’Trisya Devi menjelaskan, kondisi Wisma Kota Kembar saat sangat memprihatinkan. Selaintidak terawat, listrik dan air terancam diputus karena sudah tidak dibayar.Kini, keberadaan Wisma Kota Kembar yang awalnya berfungsi untuk mempromosikan produk-produkdan destinasi wsiata di Kota Medan kepada warga Pulau Pinang kini tak ubahnyaseperti rumah hantu.
Trisya Devi memaparkan, tahun1986 Majelis Perbendaharaan Malaysiamenyerahkan Wisma Kota Kembar kepada Pemko Medan untuk dijadikan aset PemkoMedan. Penyerahan itu dilakukan mengingat Indonesia dan Malaysia memliki budayayang sama.
“Tujuan awal diberikan Wisma Kota Kembarini adalah agar Pemko Medan dapat melakukan promosi wisata di Malaysia,terutama Pulau Pinang dan mengikuti berbagai festival budaya yang diselenggarakan di Malaysia, Tapi kini kondisi Wisma Kota Kembar sekarang sudahtidak lagi terurus dan terbengkalai. Karena itu Permai Utara Malaysiamenawarkan diri untuk mengurus wisma tersebut,” kata Trisya Devi.
Selain mengurus Wisma Kota kembar,Trisya Devi pun berjanji akan mengembalikan fungsinya sebagai tempatmempromosikan produk-produk dandestinasi wisata di Kota Medan kepada warga Pulau Pinang, sehingga tertarik dandatang mengunjungi ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut.
Wakil Wali Kota Medan, Ir AkhyarNasution MSi sangat mengapresiasi atas kunjungan pengurus Permai UtaraMalaysia, termasuk permintaan mengurus Wisma Kota Kembar. Namun terkait pengurusWisma Kota Kembar, Akhyar akan mempertimbangkannya dan segera memerintahkanAsisten Pemerintahan segera menyurati pihak Provinsi Sumatera Utara. Sebab, selamaini Wisma Kota Kembar dikelola pihak provinsi untuk dijadikan tempat promosiwisata kabupaten/kota se Sumut.
“Intinya kita menyetujui usulantersebut. Namun kita berkoordinasi dulu dengan pihak Provinsi Sumut. Apabilapengelolaannya benar-benar dilimpahkan kepada Pemko Medan, maka kita setujupengurusan Wisma Kota Kembar ditangani Permai Utara Malaysia supaya lebih terawattdan bisa mempromosikan Kota Medan kepada warga Pulau Pinang, Malaysia,” jelasAkhyar.
Selain itu Akhyar juga berharap agarpengurus Permai Utara Malaysia dapat mendatangkan investor ke Kota Medan.Terutama, investor yang bersedia mengolah sampah menajdi energi listrik. Akhyarberjanji Pemko Medan akan mempermudah segela bentuk perizinannya.
“Sesuai dengan komitmen Pak Wali, beliau telah menyatakan PemkoMedan akan mempermudah segala bentuk pengurusan perizinan untuk mempermudahpara investor berinvestasi di Kota Medan,” harapnya.
(Mtc)