Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Mardiaz : Personil Ditempat Jalur Medan Brastagi

Mardiaz : Personil Ditempat Jalur Medan Brastagi

Admin - Kamis, 05 Mei 2016 21:53 WIB
google
Matatelinga.com,  Masyarakat di Kota Medan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat-tempat wisata, dengan menafaatkan hari libur seperti halnya di Berastagi-Tanah Karo. Biasanya, jalur Medan-Berastagi yang dilalui para wisatawan macet dan perlu adanya pengamanan.Kapolresta Medan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, untuk mengantisipasi adanya kemacetan parah, Polresta Medan telah memploting anggotanya di titik-titik rawan kemacetan. Kata Mardiaz, pengamanan akan dilakukan hingga libur panjang berakhir."Khusus jalur wisata atas (Medan-Berastagi), kami telah menempatkan sebanyak 87 anggota guna mengurai arus lalulintas. Mereka yang bertugas akan melakukan penjagaan hingga libur panjang usai," ungkap Mardiaz di Polresta Medan, Kamis (5/5/2016).Ia menjelaskan, selain pengamanan di jalur wisata, Polresta Medan juga telah memploting sejumlah anggota untuk menjaga beberapa gereja yang nantinya digunakan pada pelaksanaan ibadah kenaikan Isa Al Masih. Namun, kata Mardiaz, jumlah anggota yang melakukan penjagaan di gereja, dilihat dari situasi dan kondisinya."Kami juga nantinya akan menempatkan jibom (penjinak bom) di beberapa gereja yang melaksanakan ibadah. Untuk jumlah personel, sesuai kebutuhan," ungkap mantan Wadir Krimsus ini.Selain menjaga jalur wisata, pihaknya juga telah menempatkan beberapa petugas di lokasi-lokasi yang sering didatangi wisatawan. Kata Mardiaz, ada dua hingga empat personil yang nantinya memantau lokasi-lokasi wisata yang padat pengunjung.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Mardiaz: Libur Panjang, Warga Perlu Antisipasi Rumah ditinggalkan