Matatelinga.com, Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSimelakukan kunjungan ke Kantor Lurah Pandau Hilir, Jalan Jambi, Kecamatan MedanPerjuangan, Senin (16/5/2016). Kunjunganmendadak itu dilakukan Akhyar usai meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) diSD Sutomo-I yang lokasi bersebelahan dengan kantor lurah tersebut. Wakil WaliKota ingin memastikan program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten)di kantor lurah tersebut sudah berjalan dengan baik. Kunjungan mendadak Wakil Wali Kota itu langsungditerima Lurah Pandau Hilir, Faisal Harahap SKom dan Sekretaris Kecamatan MedanPerjuangan Zul Ahyudi Solin. Saat tiba di kantor lurah itu, Akhyar langsungmeninjau ruangan serta loket pelayanan Administrasi serta loket pengadua masyarakatn yang ada.Di tempat ini Akhyar berdialog dengan petugas loketdan lurah. Diketahui, setiap harinya loket pelayanan ini melayani rata-rata 20berkas urusan masyarakat. Dia merasa senang karena kelurahan tersebut telah memenuhistandar minimal loket pelayanan adminisitrasi tersebut, termasuk adanya duapetugas loket, ruang tunggu dan papan informasi.Akhyar berharap, suasana nyaman bagi warga yangberurusan di loket pelayanan ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dikemudian hari. Dia mengatakan, suasana nyaman ini dapat membuat warga merasaakrab dengan kantor lurah dan merasa seperti di rumah sendiiri.Di samping itu, Akhyar juga berharap warga jugaharus memahami alur dan waktu pelayanan administrasi sehingga tidak menimbulkankesalahpahaman. Misalnya soal pengantaran berkas. “Harus pula diketahui, berkasadministrasi kependudukan warga, seperti KTP maupun KK akan langsung diantar kekantor camat pada hari itu juga jika yang bersangkutan datang pada rentangwaktu pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Jika warga datang di atas pukul 12.00 makaberkas akan dibawa ke kantor kecamatan pada keesokan harinya,” ungkap Akhyarseraya menambahkan, dari kantor camat berkas itu akan diteruskan ke kantorDinas Kependudukan dan Catatan Sipil.Pada kesempatan itu, Akhyar juga berdialog denganbeberapa kepala lingkungan (kepling) yang ada di kantor lurah. Dia meminta parakepling jangan lebih banyak berada di kantor lurah.“Lebih baik para kepling memantau lingkunganmasing-masing dan bertindak proaktif. Misalnya memastikan lingkungannya bersihdan tidak ada tumpukan sampah,” ungkapnya. Dia juga meminta aparat kelurahan maupun kepalalingkungan dapat mengetahui penyebab genangan air di lingkungan masing-masingsehingga dapat dilakukan penanganan sesegera mungkin. “Saya yakin, kalau kitacerewet untuk kemajuan kota ini, warga tentu akan mendukung kita,” ungkapAkhyar.(Mtc)