Matatelinga.com, “Kami inginbelajar banyak bagaimana cara menangani sampah agar Kota Medan kedepannya dapatmengolah sampah menjadi lebih bermanfaat”.Hal ini disampaikanWakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menerima kunjungan dariWalikota Gwangju di Kantor Walikota Medan, rabu (25/5/2016). Kunjungan ini dalamrangka expose mengenai Kota Medan dan Kota Gwangju
“Kami sangatmenerima dan welcome jika ada investor dari Kota Gwangju yang dapatmengkonversi sampah menjadi tenaga listrik untuk berinvestasi di Kota Medan”ungkap Akhyar.
Akhyarmenyampaikan, Wujud persahabatan antara Kota Medan dengan Kota Gwangju dapatdilihat didalam Tugu Sister City dan Jalan Gwangju dekat Kantor Walikota Medan.
“Sister City merupakan prinsip dasar kota bersaudara,antara lain menumbuhkembangkan hubungan persahabatan dan saling pengertianantar bangsa. Mengutamakan prinsip kesetaraan yang saling menguntungkan dalambentuk kemitraan dan kerjasama antara masyarakat dua kota bersaudara. Salingmenghormati kedaulatan kedua negara serta tidak saling mengganggu stabilitaspolitik dan keamanan perekonomian dalam negeri masing-masing. Sampai saat ini, kerjasamaantara Kota Medan dengan Kota Gwangju telah terjalin selama 19 tahun. Kamiberharap persahabatan yang baik ini, dapat berlanjut secara terus menerus danterjalin secara baik. Kami harus belajar banyak dengan Korea Selatan yang cepatlaju ekonomi dan teknologinya” ungkap Akhyar.Mengenai Kota Medan, Akhyar mengatakan, Kota Medanmerupakan Kota terbesar ketiga di Indonesia dan merupakan pusat ekonomiIndonesia bagian barat.Akhyar sangat senang rombongan Walikota Gwangju bisaberkunjung ke Kota Medan dan berharap rombongan Walikota Gwangju bisa menikmatiperjalanan selama di Kota Medan.Yoon Jang Hyun selaku Walikota Gwangju yakin KotaMedan bisa berkembang seperti Kota Gwangju, karna Kota Gwangju dapat mengenalIndonesia melalui Kota Medan.“Air mineral di Kota Gwangju masih menggunakan airdaur ulang, hingga saat ini kami belum bisa menangani masalah air tersebutseperti Kota Medan yang telah menggunakan air mineral asli” ungkapnya.Mengenai Kota Gwangju, Yoon Jang Hyun mengatakan,Kota Gwangju memiliki tempat khusus untuk menanggulangi sampah dan polusi udaradan banyak sekali badan penanggulangan milik swasta, namun diawasi langsungoleh Walikota.“Apabila Kota Medan memerlukan pegawai dibidangpenanggulangan sampah, kami bisa mengirim pegawai kami ke Kota Medan. Kamiberencana mengirim orang terlebih dahulu untuk melihat bagaimana situasi dankeadaan sampah di Kota Medan, kemudian kami akan mendiskusikan cara apa yang tepatuntuk diterapkan dalam hal menangani sampah di Kota Medan. Selanjutnya barukami mengirimkan pegawai yang ahli di bidang penanggulangan sampah ke KotaMedan” ujarnya.Kedepannya Yoon Jang Hyun ingin menambah lagi siswasiswinya untuk belajar ke Kota Medan serta pada tanggal 15 juni 2016 mendatangKota Gwangju akan mengadakan konferensi pers yang dihadiri 53 negara dan mungkin akan mengundang Kota Medan untukikut serta menghadiri acara tersebut.Kunjungan diakhiri dengan saling bertukar cinderamataantara Pemko Medan dengan rombongan Walikota Gwangju.