Matatelinga.com, Tim gabungan yangterdiri dari unsur Pemko Medan, Polresta Medan, Kodim 0201/BS, Denpom I/5Medan, Marinir, TNI AU, Dinas Perhubungan, Satpol PP Kota Medan, unsur Kecamatan Medan Sunggal melakukan penertiban terhadap para remaja pelaku asmara subuh di Jalan Ring Road,Kelurahan Sunggal, kecamatan Medan Sunggal, Senin (6/5/2016) pagi.
Dari penertibanyang dilakukan persis di depan eks SPBU Petronas itu, belasan sepeda motorditilang karena pngendaranya tidak menggunakan helm dan membawa SIM. Sedangkantiga sepeda motor diantaranya diamankan petugas karena pengendara tidak dapatmenunjukkan kelengkapan surat-surat.
Penertiban inidilakukan usai Shalat Subuh. Sebelum melakukan penertiban, tim gabungan lebihdahulu menggelar apel yang dipimpin Kabag Ops Polresta Medan, KompolHerwansyah. Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi turut hadir dalamapel didampingi Asisten PemerintahanSetdakot Medan, Musadat Nasution, Kabag Tapem, Zein Noval, serta Camat MedanSunggal, Fahri Matondang.
Usai apel, timgabungan pun langsung melakukan penertiban terhadap para remaja pelaku asmarasubuh pada hari pertama bulan Ramadhan tersebut.Kehadiran tim gabungan initampaknya membuat ciut para remaja yang biasanya selalu menjadi kawasan itusebagai tempat nongkrong bersama sepeda motornya usai Shalat Subuh, sehingga mengganggukelancaran arus lalu lintas.
Namun pagi itukerumunan remaja tidak terlihat. Mereka hanya melintasi kawasan tersebut yangdijaga ketat sekitar 250 personel petugas gabungan. Selanjutnya tim gabunganpun merazia sepeda motor yang melintas. Bagi pengendara sepeda motor yang tidakmengenakan helm dan membawa SIM, tim melalui petugas Satlantas Polresta Medanlangsung melakukan penilangan.
Sebaliknya bagipengendara sepeda motor yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat,tim gabungan langsung mengamankan sepeda motor. Penertiban yang dimulai pukul05.30 WIB ini berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Diharapkan melalui penertiban yang dilakukanini menimbulkan efek jera,sehingga pararemaja tidak berani lagi melakoni asmara subuh dengan bersepada motor tanpamenggunakan helm, membawa SIM dan kelengkapan surat-surat lainnya.
Wakil Wali KotaMedan , Ir Akhyar Nasution mengatakan, penertiban yang dilakukan tim gabunganterhadap para remaja pelaku asmara subuh bukan untuk gagah-gagahan melainkandalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama yang tengah menjalankanibadah puasa.
Untuk itu bilangAkhyar, seluruh jajaran Pemko Medan mendukung penuh penertiban terhadap pelakuasmara subuh tersebut. Melalui penertiban yang dilakukan ini, Akhyar berharappara remaja tidak melakoni asmara subuh lagi. Disarankan usai menunaikan ShalatSubuh, para remaja mengisinya dengan kegiatan keagamaan.
“Insya Allahdengan penertiban yang kita lakukan terhadap para pelaku asmara subuh ini, umatIslam di Kota Medan merasa lebih tenang, aman dan nyaman melaksanakan ibadahpuasa. Untuk itu Pemko Medan sangat mendukung penuh penertiban yang dilakukantim gabungan ini,” kata Akhyar.
Sedangkan KabgOps Polresta Medan, Kompol Herwansyah mengatakan, penertiban yang dilakukan inidalam rangka memberikan pengamanan Kota Medan, sebab Medan merupakan etalese darikepemimpinan di Sumatera Utara. Dia berharap penertiban ini dapat memberikanefek jera, sehingga para remaja tidak menggelar asmara subuh. “Dengan demikian dapatmemberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakatyang tengah menjalankanibadah puasa,” harap Herwansyah.(Mtc)