Matatelinga.com, Satu unit alat berat, leader hammer yangdigunakan pada pekerjaan pendirian tiang pancang di dermaga Pelabuhan UjungBaru Belawan, Minggu sore (19/6/2016) rubuh menimpa kantor syahbandar pelabuhan Belawan danmengakibatkan rusak parah sementara kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Akibat kejadian tersebut, crane alat beratmenimpa gedung Kantor Kesyahbandaran Pelabuhan Utama Belawan sehinggamenimbulkan kerusakan cukup parah terutama pada ruang perwira jaga , Namun hingga Minggu malam, sesuai keterangan yang dihimpunwartawan dari berbagai sumber di sekitar lokasi kejadian, dalam peristiwatersebut tidak ada korban jiwa manusia.
Penyebab rubuhnya alat berat tersebut belumdiketahui secara pasti, pihak kepolisian maupun aparat terkait di PelabuhanBelawan masih melakukan penyelidikan sementara itu, keterangan lain yangdiperoleh wartawan menyebutkan, rubuh dan tergulingnya alat berat serta tiangpancang yang diangkutnya dan akhirnya menimpa lantai 3 gedung KantorKesyahbandar Belawan akibat amblasnya dermaga tempat beroperasinya alat beratLeader Hammer yang disebut-sebut baru beberapa hari lalu digunakan untukmemasang tiang pancang perbaikan dermagatersebut.
Diduga kuat, ketika Leader Hammer akandioperasikan untuk melakukan pekerjaan pemancangan tiang, pihak terkait sepertiPT Pelindo I maupun pihak kontraktor tidak melakukan pengecekan atau surveyterhadap kondisi dermaga, apakah masih layak menahan Leader Hammer untukmelakukan pekerjaan pemancangan tiang.
Kekan Kesyahbandaran Pelabuhan UtanaBelawa, Karolos yang dikomfirmasi wartawan saat memantau kedatangan KMP Keluddi dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli mengatakan, ia telah mendapat kabarterkait rubuhnya alat berat dan menimpa lantai 3 kantor Kesyahbandaran Belawan.
"Saya belum kesana, sudah dapatkabar dan ada kerusakan di lantai tiga," jelas Kakan KesyahbandaranBelawan kepada wartawan . Sementara itu Manager Teknik PT Pelabuhan l Cabang Belawan Bernas Nababan saatdikonpirmasi wartawan mengatakan kasus ini merupakan kecelakaan kerja sajasedangkan Kapolres Pelabuhan Belawan,AKBP Tri Setyadi A mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untukmengetahui penyebab terjadinya rubuhnya alat berat tersebut.
Sedangkan, pihak Humas Kantor Pusat PTPelindo 1 maupun PT Pelindo 1 Cabang Belawan yang dihubungi wartawan melaluitelepon selulernya belum bersedia menjawab komfirmasi wartawan untuk mencegahterjadinya kerusakan yang lebih parah terhadap gedung Kantor KesyahbandaranBelawan hingga Minggu malam masihberupaya mengevakuasi alat berat maupun crane dan tiang pancang yang menimpalantai 3 gedung Kesyahbandaran Belawan .
(Mtc/Hendrik)