Matatelinga.com, Ibu rumah tangga bekerja Pegawai Negri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, Miska (40) menjadi korban hipnotis saat menunggu angkot di kawasan Lapangan Merdeka Medan, Selasa siang kemarin.Akibatnya, wanita yang menetap di Jalan Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan itu kehilangan uang sebanyak Rp 26 juta. Dikatakan Misak saat membuat laporan di SPKT Polresta Mesudah ditipu," aku Miska, Rabu (22/6/216) siang, saat membuat laporan di SPKT Polresta Medan.Diterangkannya, kejadian bermula saat ia akan menuju tempat kerjanya di Jalan Cik Ditiro, Medan. "Saat itu saya akan kerja, kalau dari rumah saya tidak ada angkutan yang langsung, harus dua kali nyambung, dari Lau Dendang berhenti di Lapangan Merdeka trus naik angkot lagi ke kantor saya," kata korban.Ketika menunggu angkutan, seorang wanita turun dari mobil Toyota Avanza warna hitam langsung menghampiri korban. “Pundak saya ditepuk, wanita berkulit putih itu meminta tolong kepada saya ingin sedekah, namun uangnya 100 dollar Amerika, dia mau saya tukarkan uang saya ke dia,” katanya.Miska mengakui, setelah pundaknya ditepuk ia pun mengamini semua permintaan pelaku. "Saya terhipnotis, padahal saat itu saya tidak bawa uang tunai dan ATM saya tertinggal di rumah, namun ketika dia meminta untuk mengatarkan saya mmgambil ATM saya ikut saja," terang Miska.Usai mengambil kartu ATM, pelaku pun mengajak korban untuk mengambil uang. "Totalnya saya kehilangan uang Rp 26 juta. Lalu kami pun berpisah, setelah sebelumnya pelaku berjanji akan mentransfer uang 100 dollar Amerika tersebut ke rekening saya. Tapi setelah dia pergi saya baru sadar kalau saya kalau saya sudah menjadi korban hipnotis," ucapnya.Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal kepada wartawan mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus ini. "Laporan sudah kita terima dan sedang dalam penyelidikan, selanjutnya mengejar pelaku," tukas Fahrizal(Mtc)