Matatelinga.com, Warga yang sedang menikmati hari libur Idul Fitri, Warga Jalan Sunggal, Kel.Sunggal Kec.Medan Sunggal, Gg Mangga mendadak heboh atas keluarnya segempulan asap tebal dari ruko Puri Soteiria Pelayanan-Pengobatan Penyalagunaan Narkoba dan gangguan stress Emosional no A21, Kamis (7/7/2016).Masyarakat melihat adanya segempulan asap tebal tersebut, langsung menghubungi petugas pemadam Kebakaran dan petugas Kepolisian Polsek Sunggal yang dipimpin Panit Reskrim II Ipda Martua Manik."Tadi tebal kali asapnya dari lantai 2 ruko ini bang, kami langsung cepat cepat memanggil petugas Kebakaran,"kata salah seorang warga panggilan Bu Dian.Beruntung, 5 unit mobil pemadam kebakaran kota medan langsung tiba dilokasi dan menyemprotkan air ke ruko tersebut sehingga api tidak menyambar ke ruko lainnya.Kepala Lingkungan 8, Misnan mengaku pihak yang punya gedung tidak ada ditempat."Kurang tau kita siapa yang punya gedung ini, karena gedung ini dikontrakan, tapi untung api tidak besar dan hanya mengeluarkan asap saja sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,"kata Misnan.Selang beberapa kemudian, Dr.Evawaty Siahaan ,56, selaku penyewa gedung tersebu mengaku dirinya tidak berada ditempat saat terjadi kebakaran."Tadi saya lagi diluar, tiba tiba saya dapat panggilan telepon dari cucu saya bernama Eunice Yekolia Raja Gukguk (11) katanya ruko terbakar,"kata Evawaty pemilik ruko Puri Soteiria Pelayanan-Pengobatan Penyalagunaan Narkoba dan gangguan stress Emosional no A21.Eva menjelaskan bahwa dugaan api berasal dari adanya kabel yang konslet di ruko yang ia sewa tersebut."Sepertinya ada kabel yang konslet lah bang, tapi untung lah bang petugas pemadam langsung datang dan memadamkan asap tebal ini,"kata Eva sembari mengatakan bahwa dirinya sudah 4 tahun sewa ruko tersebut seharga, Rp 12 Juta pertahun.Akibat peristiwa ini, Evawaty mengalami kerugian puluhan jutaan."Yang terbakar, 10 unit tilam, 10 buah tempat tidur, Kompor Gas, TV 14 merek Dino inci, Pakaian, Magic Com, dan Piring Piring lah bang yang terbakar,"ungkapnya kepada wartawan."Untuk dugaan sementara, api berasal dari adanya kabel listrik yang konslet. Untuk korban jiwa tidak ada karena 5 unit mobil petugas pemadam kebakaran langsung memadamkan api,"katanya.(Mtc)