Matatelinga,com, Meskipun Polisi Polresta Medan telah melumpuhkan satu pelaku dengan timah panas dan meninggal dua, usai mendapat perawatan di RS Brimob Poldasu Jl Kh Wahid Hasyim Medan, teteap melaukan pencarian terhadap rekan rekannya yang melakukan pembongkaran rumah dan pencurian.Rekan pelaku bernama GS alias Gegek alias Hendri diJalan Vanili Raya Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/7/2016). Penangkapan terhadap pelaku yang merupakan warga JalanVanili, Perumnas Simalingkar, atas pengembangan kasus pembobolan rumah PerwiraPoldasu, Kasubdit III Intelkam Poldasu, AKBP Ahyan, di Jalan Cinta Karya,Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia. Di mana petugas juga berhasilmenangkap pelaku pencurian bernama Ramadhan Syahputra yang kini tewas ditembakaparat kepolisian.Informasi Matatelinga.com dilapangan,menerangkan tertangkapnya Gagah Suhendradiduga oknum polisi yang merupakan otak dari aksi pencurian dikediaman PerwiraPolda Sumut tersebut. Karena saat diamankan melakukan perlawanan petugas punakhirnya terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan ke arah kaki.“Sore tadi kita kembali mengamankan pelaku pencurian dirumah Perwira Polda Sumut dan penembakan terhadap dua personil SatreskrimPolresta Medan. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan sebab saat akanditangkap melakukan perlawanan terhadap petugas,” terang Kasat Reskrim PolrestaMedan, Kompol Fahrizal.Namun, saat disinggung mengenai pelaku pencurian merupakan oknumkepolisian, Fahrizal membantahnya. Pelaku merupakan warga sipil yang melakukantindak kejahatan. “Bukan anggota polisia dia (Gagah Suhendra-red),” ungkapnya.Kasat Reskrim Polresta Medan itu, saat ini pelaku tengahdirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk diberikan perawatanintensif oleh tim medis. Sebab pelaku usai dilumpuhkan dengan timah panasmengeluarkan banyak darah. Dari tangan tersangka petugas berhasil mendapatkanbarang bukti berupa uang tunai senila Rp 1,7 juta hasil dari penjualan emasmilik korban, 1 unit Hp merek Samsung GT I 9500 dan Nokia C5, 4 jam tangan, dantanda kewenangan“Kasusnya masih kita selidiki. Saat ini pelaku sudah beradadi RS Bhayangkara Polda Sumut,” pungkas Fahrizal.(Mtc)