Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Jeritan Para Pedagang Aksara Plaza

Jeritan Para Pedagang Aksara Plaza

Admin - Selasa, 12 Juli 2016 23:34 WIB
Matatelinga.com
Jeritan minta tolong dari ratusan pedagang tradisional danmodern di gedung Aksara Plaza terdengar lirih saat kobaran api melahap bangunanbelantai enam itu. Bahkan tidak sedikit dari mereka histeris akibat dagangannyahangus, tidak sedikit dari mereka berlari berupaya menyelamatkan barangdagangan, Selasa (12/7/2016) siang.

“Tolong kami tuhan, tolong, kemana lagi kami jualan kalauini sudah terbakar, “ jerit seorang ibu memegang sepotong pakaian yang berhasildiselamatkan. Amuk api semakin menjadi saat matahari mulai terik, puluhan mobildinas kebakaran pun sudah berupaya menjinakaan si jago merah, namun hingga sorebelum juga padam.

Sebagian dari mereka ada yang terjatuh saat berupayamenyelamatkan diri, sebagian pula tidak perduli dengan sekitarnya, hanyatertunduk lesu dan menangis sesugukan hingga mata membengkak. Siapa yangbertanggung jawab atas insiden ini, soal itu mereka juga tidak tahu, mereka(pedagang) hanya berfikir harus kemana mereka setelah gedung tua itu menjadieks Aksara Plaza.

Atau ini akal-akalan pihak lain yang dengan sengajamemercikkan api untuk kepentingan pribadi, seperti yang terjadi di gedung MedanPlaza pada tahun 2015 lalu yang sampai kini hasil penyelidikannya tidakdiketahui, tetap saja mereka tidak mengerti itu. Yang mereka tahu api berasaldari lantai II, Blok VI. “Kami tidak tahu mengapa ini bisa terjadi bang,tiba-tiba api membesar dari lantai dua, kemana lagi lah kami harus berjualanbang,” kata Mira satu dari ratusan pedagang di sana.

Sejauh ini, polisi pun masih berusaha mencari tahu apapenyebab kebakaran itu. Pun tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu,setidaknya kerugian mencapai ratusan juta. “Untuk korban jiwa belum ditemukan,kalau untuk kerugian masih belum bisa dirinci secara pasti, kita tunggu hasilpenyelidikan,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol L Zendrato.

Hingga ajan Mahgrib berkumandang, kobaran api masih tampakmenyeramkan. Puluhan petugas pemadam kebakaran pun masih bertaruh nyawa untukdapat segeran menyudahi peristiwa itu dan berharap tidak ada nyawa yanghilang.


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Berita Sumut

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur

Berita Sumut

Bupati Soekirman Ajak Peserta Tingkatkan Keterampilan Untuk Menambah Penghasilan Keluarga

Berita Sumut

Bupati Soekirman Himbau ASN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Sumut

Pengunjung dan Pasien RS Royal Prima Berhamburan Keluar

Berita Sumut

Dibanderol, Harga Emas Naik Rp599 Ribu/Gram