Matatelinga.com, Aksi perampokan di Kota Medan semakinmenggila hingga membuat korban mengalami luka cukup parah akibat terjatuh keJalan. Hal ini lah dialami korban bernama Susilawati (Sisi) yang mengalamiperistiwa perampokan yang membuat dirinya jatuh ke jalan dan mengalami luka dibagiantubuhnya.Informasi Matatelinga.com di Mapolsek Sunggal, Rabu (13/7/2016), korban yangmerupakan asli warga Jakarta tepatnya Villa Gading menerangkan, penjambretanyang dialaminya saat baru saja pulang dari Bukit Lawang sehabis liburan dengan menggunakan Bus menuju terminal pinangBaris Medan dan naik beca bermotor menuju keluarganya seputaran di Kawasan Johor.Tanpa merasa ada membuntuti dirinya oleh dua pelaku denganmenggunakan sepeda motor Vixion tanpamenggunakan plat bagian belakang, saat tiba seputaran Jl Amal memepet betoryang ditumpanginya dan langsung merampas tas sandang warna kuning, sehinggaterjadi tarik menarik dengan salah seorang pelaku.“karena kuatnya tenaga pelaku dan korban mempertahankantasnya berisikan uang, Handpone serta surat surat berharga lainnya dibawakabur, sehingga korban terjatuh dari atas betor , hingga kepalanya terbentur keaspal dan lengan kananya lecet”.Dua kawanan pelaku tersebut, tidak berhasil membawa kaburtas miliknya, akunya pada petugas Sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT)Polsek Sunggal."Saya baru pulang dari bukit lawang untuk liburan. Lalusaya balik ke Medan tempat saudara saya di Johor dengan menumpangi betor (becakmotor) dan tas saya disebelah kanantempat saya duduk”. "Ngeri kali lah perampok di Medan ini bang, sampai sampai tangan pelakupanjang kali padahal tas saya dibikin disebelah kanan saya didalambetor,"sambung nya.Dalam hal ini, korban pun mendatangi Kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu(SPKT) Polsek Sunggal guna melaporkan peristiwa yang dialaminya."Inilah bang, saya mau buat pengaduan ke petugas Polisi, dan saya berharapkepada petugas Kepolisian untuk dapat menuntaskan aksi pelaku kejahatanterutama peristiwa yang saya alami,"harapnya.Terpisah, Kapolsek Medan Sunggal Daniel Marunduri melalui Kanit Reskrim IptuNur Istiono mengatakan korban telah membuat pengaduan dan personil sedangmelakukan penyelidikan dilapangan, akunya(Mtc)