Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Terindikasi Berlaku Hukum Rimba Dalam PSB Kota Medan 2016

Terindikasi Berlaku Hukum Rimba Dalam PSB Kota Medan 2016

Admin - Sabtu, 16 Juli 2016 08:39 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com,  Suasana pengumuman Penerimaan Siswa Baru-PSB (offline) di Kota Medan, Jum’at(15/7/2016). Para orangtua siswa dan calon siswa tengah memperhatikan deretan nama yang diumumkan lulus oleh sebuah sekolah negeri di kawasan Kec. Medan Helvetia. Pengumuman siswa yang lulus diterima disekolah mayoritas hanya memampangkan jumlah nilai akhir, tanpa menerangkan proses penjumlahan dari nilai akhir itu. Juga tidak memampangkan nilai, dari keseluruhan mereka yang tidak lulus, dalam proses seleksi PSB tadi. Binsar, ,11, warga Perumnas Helvetia tercenung, tak berdaya memeluk lututnya. Disebelahnya tergeletak putus asa tumpukan dokumen pendaftaran, berisi fasilitas pendukung dari pemerintah untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang menjaga kelangsungan mereka terus bersekolah,  seperti Kartu Indonesia Sehat, KPS, Kartu Keluarga Prasejahtera, dan Keterangan Penerima Raskin. Namun dalam PSB Kota Medan 2016 ini, semua dokumen yang dimiliki Binsar sepertinya,  hanya berlaku diatas kertas semata.  Walikota LSM LIRA Kota Medan, Drs. Samaan Lubis, mengindikasikan berlangsungnya “bisnis mafia”, dalam penerimaan PSB Medan tahun 2016 ini. Semuanya itu sebut Samaan, karena tidak ada standar dan prosedur penerimaan yang jelas dari instansi yang membidangi pendidikan. Dan para kepala sekolah dilapangan, dihadapkan  untuk mengaut keuntungan, dari masyarakat dalam proses PSB. “Dokumen keseluruhan tengah kita kumpulkan, dan secepatnya kita serahkan kepada aparat hukum agar diambil tindakan. pelanggaran dan perbuatan merugikan dalam dunia pendidikan dapat dianggap sebagai kejahatan luar biasa. Karena membunuh kesempatan para penerus bangsa,  melanjutkan pendidikannya”, keras Drs. Samaan Lubis. Sejumlah kepala sekolah yang coba dihubungi wartawan untuk minta penjelasan tentang, proses yang lakukan dalam Penerimaan Siswa Baru, hingga mengorbankan para pelajar yang berprestasi ataupun pelajar dari keluarga kurang mampu, tidak satupun menjawab panggilan telepon wartawan, Jum’at  malam(15/7) Salahsatu petinggi salahsatu sekolah yang coba dimintai informasinya tentang PSB 2016  ini menyebutkan, dirinya tidak masuk dalam kepanitiaan. “Pak Cipta itu, saya tidak masuk panitia pak”, ujarnya.(Mtc/alfisya)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita Sumut

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut