Matatelinga.com, Para pelaku tindak kejahatan saat beraksi di Kota Medan, bergaya seperti Polisi mengehntikan kenderaan korbannya. Seperti yang dilakukankan pelaku tiga orang dengan menggunakan dua unit sepeda motor berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Supra 125 dan Vixion itu menjalankan aksi nya di Jalan Ngumban Surbakti, Jumat (15/7) dini hari.Informasi yang diperoleh dari Korban Lamhot ,30, warga Titi Kuning mantan pegawai honor Basarnas, Jumat (15/7) siang di Mapolsek Sunggal, menerangkan kejadian tersebut berawal ketika dirinya baru saja pulang dari rumah temannya dan menuju ke Kediamannya di Kawasan Titi Kuning dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R.Setiba dipertengahan jalan tepatnya di Jalan Ngumban Surbakti tidak jauh dari Polsek Medan sunggal, tiba tiba Handphone korban berdering dan korban pun langsung melihat Handphonenya sambil mengendarai sepeda motor.Asyik memainkan Handphone sambil mengendarai sepeda motor, tiba tiba korban disuruh minggir oleh tiga pelaku yang satu berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Tiger dan Vixion. Korban pun tak menghiraukan permintaan ketiga pelaku, dan tetap melajukan kendaraannya."Waktu di jalan menuju pulang kerumah, tiba tiba tiga pelaku menyuruh saya pinggir dan mereka seperti Polisi lah, bang,"akunya.Mendapat teriakan minggir, Korban pun menghentikan kendaraannya. Kemudian satu dari dua pelaku langsung meminta surat surat kendaraan korban."Mana surat suratmu, bandal kali kamu disusuh berhenti mebawa sepeda motor sambil main HP dan merasa tidak bersalah saya membela diri, tiba tiba satu pelaku memukul wajahnya bagian kanan, hingga bengkak "kata Korban.Kemudian satu dari tiga pelaku tersebut menodongkan Pistol ke arah korban sambil merampas Tas, HP milik korban. Sedangkan satu pelaku lagi merampas sepeda motor yang dikendarainya."Begitu saya turun dari sepeda motor, tiba tiba satu dari tiga pelaku itu menodong saya menggunakan Pistol sambil merampas Tas dan Hp Blackberry Z3 serta sepeda motor saya dilarikan oleh satu pelaku lagi,"ungkapnya lagi.Tak mau barang berharga milik nya dirampas korban pun berusaha untuk melawan. Namun naas, saat para pelaku hendak kabur, satu dari tiga pelaku itu memukul mata korban sebelah kanan."Mata sebelah kanan saya dipukul saat saya mencoba untuk melawan, bang,"sambungnya lagi.Beruntung korban masih memiliki HP satu lagi yang ia simpan didalam jacket yang ia gunakan dan korban langsung menghubungi Abang Kandung nya untuk dijemput pulang.Selanjutnya, pada Jumat (15/7/2016) siang, korban didampingi Abang Kandungnya itu mendatangi Kantor SPKT Polsek Sunggal guna melaporkan peristiwa yang dialami korban.Terpisah, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri melalui Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa yang dialami korban."Korban sudah buat pengaduan ke Petugas kita, dan Kini Petugas kita masih melakukan penyelidikan,"kata Nur.(Mtc)