Matatelinga.com, Pemerintah Kota Medan meminta kepadaMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan meletakkan salah satu focus programkerjanya kedepan yakni pemberantasan peredaran dan penggunaan Narkoba, karena dinilai ulama jauh lebih dikenal luas oleh masyarakatmaka potensi ini dapat menjadi bagian dari strategi mencegah generasi mudaterjerumus kedalam lembah hitam tersebut.
Hal ini dikatakan Walikota Medandiwakili Sekda Ir Syaiful Bahri pad acara Ta’aruf dan rapat kerja daerah(Rakerda) I sekaligus pengukuhan pengurus MUI Kota Medan masa khidmat2016-2021, hadir Ketua MUI Sumut Prof DRH Abdullahsyah MA, Kepala Kementerian Agama Kota Medan H Iwan Zulhami SH, ulamaDrs Amiruddin MS, KH Zulfikar Hajar, serta pengurus MUI Kecamatan.
Dikatakannya, Pemnko Medan akanselalu mendukung penuh setiap kegiatan MUI Kota Medan kedepannya terutamamembina generasi muda, disadari bahwa generasi muda adalah masa depan bangsa,dengan menata generasi muda dengan baik saat ini insya Allah masa depan KotaMedan akan cerah.
“ Selama ini Pemko Medan dan MUIselalu bersama mencari solusi terhadap berbagai permasalahan umat, selain itujuga MUI banyak memberikan sumbang saran khususnya dalam pembinaan umat, saya berharapini terus berlanjut kerena sesungguhnya tantangan kita kedepan lebih besarlagi, “ ujar Syaiful.
Ketua MUI Kota Medan Prof DR HMHatta, rapat kerja ini merupakan yang pertama di masa khidmat 2016-2021, selainrepat kerja juga dilakukan pelatikan dan perkenalan pengurus MUI Kota Medanyang baru terpilih yang dilantik oleh Ketua MUI Sumut, diharapakan kepadapengurus MUI Kota Medan yang baru ini dapat bekerja dengan baik, karena perandan fungsi ulama sangat dibutuhkan ditengah-tengah masyarakat.
“ Semua program yang dibuat segeradilaksanakan dalam rangka kembangkan peran dan fungsi para ulama agar umatdapar hidup sejahterah juga mengawasi serta mengontrol umat agar tidak menyalaiakidah, kepada unstadz dan ustaza mari kita perbaiki kondisi Kota Medan dari penyalagunaanpengunaan narkoba, karena untuk mengatasi kondisi ini diperlukan peran tokoh masyarakatdan ulama, “ ujar Hatta.
(Mtc)