Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Dua Minggu Kebakaran Aksara, Hasil Labfor Belum tahu

Dua Minggu Kebakaran Aksara, Hasil Labfor Belum tahu

Admin - Senin, 25 Juli 2016 20:07 WIB
Matatelinga.com
dok
Matatelinga.com,  Sejak terjadinya kebakaran melanda Gedung Pasar Aksara dan Ramayana Plaza, hingga kini belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut, Selasa (13/7) lalu. Padahalnya, proses penyelidikan sudah berjalan lebih kurang dua pekan.Walaupun petugas telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakara Pasar Aksara tersebut. Namun, belum ada kepastian penyebab terjadinya kebakaran melululantakan Gedung Pasar Aksara dan Ramayana Plaza oleh pihak Polda Sumut maupun Tim Labfor Cabang Medan yang memberikan penjelasan resmi apakah pasar yang sudah berpuluh-puluh tahun berdiri, kini hanya menjadi kenangan.Ketika musibah kebakaran terjadi banyak dugaan Pasar Aksara yang dihuni ratusan kios dan pedagang itu memang sengaja dibakar karena status pasar yang dalam status bermasalah.Kepala Bidang hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting pada waspada mengatakan, hingga sampai sekarang ini pihak labfor belum ada memberikan hasil pemeriksaan terjadinya kebakaran tersebut. Pasalnya, kata Rina "Masih kita selidiki. Pihak Labfor masih melakukan penyelidikan," terangnya, Senin (25/7/2016).Diungkapkan Rina, mengenai penyebab kebakaran itu Polda Sumut belum bisa memberikan keterangan atas musibah kebakaran Pasar Aksara dan juga melahap Gedung Ramayana Aksara  yang berada di sebelahnya."Kita masih nunggu Labfor. Apabila hasilnya sudah ke luar nanti akan kita sampaikan kepada masyarakat," ungkapnya.Selain itu, akibat kebakaran Pasar Aksara membuat ratusan pedagang gulung tikar atau mengalami kerugian. Sebab, seluruh kios dan barang dagangan mereka telah ludes terbakar tanpa ada sisa sedikit pun.Seperti diutarakan, salah seorang pedagang pakaian yang menjadi korban kebakaran, Lela, saat ini ia tidak dapat berdagang menghidup kebutahan anak-anaknya. Bahkan, dalam kasus kebakaran membuatnya tertimpa masalah utang piutang dalam bisnisnya."Susahlah kehidupan kami saat ini. Lihat aja sudah dua minggu kami tak berjualan dari mana kami bisa dapatkan uang. Bisa di bayangkan sendiri penderitaan kami ini ," jelasnya sembari menyebutkan Pemko Medan dan PD Pasar belum juga memberikan relokasi tempat penampungan pedagang untuk sementara waktu untuk kembali berdagang."Kemarin katanya kami akan di relokasi ke Komplek MMTC untuk berjualan sementara waktu. Tetapi hingga detik ini belum ada kejelasan dari Pemko Medan," akunya.Terpisah, Rifai Siregar, salah satu pedagang kain yang tokonya juga ludes terbakar di Pasar Aksara meminta kepolisian segera mengumumkan hasil investigasi terkait penyebab pasti kebakaran Pasar Aksara. Sebab, kata Rifai, Tim Labfor pernah menyebut hasil investigasi akan keluar dua minggu setelah penyelidikan."Hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian harus diumumkan ke publik. Sehingga, penyabab kebakaran di Pasar Aksara diketahui oleh masyarakat luas," kata Rifai saat iku melakukan unjuk rasa ke kantor Walikota Medan, Senin (25/7).Rifai mengatakan, kebakaran Pasar Aksara sarat kecurigaan. Sebab, api yang semula kecil tiba-tiba bisa melahap dua bangunan sekaligus, yakni Pasar Aksara dan Plaza Ramayana Aksara."Ini harus jelas apa penyababnya. Jangan sampai kebakaran ini dibiarkan begitu saja," ungkap Rifai.Sebelumnya, kebakaran serupa pernah melanda Medan Plaza. Sampai saat ini, hasil investigasi terkait kebakaran Medan Plaza juga tak diketahui.Lantaran sudah ada pengalaman sebelumnya terkait kebakaran Medan Plaza, para pedagang pun kian curiga. Mereka menganggap kasus serupa juga akan menimpa Pasar Aksara, akunya.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Berita Sumut

Jadwal Sidang Pengadilan Negeri

Berita Sumut

Rudenim Belawan Over Kapasitas, Pengungsi Dipindahkan

Berita Sumut

Isak Kerabat Tangis Pecah di Rumah Duka

Berita Sumut

RS UNPRI Tebing Tinggi-BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU

Berita Sumut

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur