Matatelinga.com, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin meneima konjungananngota DPR RI Komisi III dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut-I, Romo H Raden Muhammad Syafei’I SH MHum didampingiTim Rumah Aspirasi Romo Center beserta anggota DPRD Medan Suryanato ketua fraksi Partai Gerindra, Senin (8/8/2016) dirumah dinas Walikota Medan.
Menurut Romo H Raden Muhammad Syafiimenjelaskan kunjungan ini untukmelaporkan hasil reses, dalam reses inimenampung aspirasi masyarakat untukdirposes dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang dialamai oleh masyarakat,permasalahan tersebut antara lain, lahan yang tidak terpakai di Medan Marelan,aset jalan menuju Rumah Sakit Sundari Medan Sunggal dan masalah yang dianggapkrusial yakni persoalan Harmes Place yang menganggu kekusukan jemaah di MajidTaqwa.
Dikatakannya, lahan kososng seluas1,3 hektar yang ada di Medan Marelan tepatnya Jalan M Basri akan dipertentukanuntuk sarana Pandidikan Islam, Selain itu Pemerintah Kota Medan agar membukaakses jalan yakni membongkar pulau jalan guna akses jalan menuju Rumah SaklitSundari di jalan Pinang Basri, sedangkan Masalah Harmes Place diminta PemkoMedan bertindak untuk menyelesaikannya.
“Saya minta Pemko menyikapipermasalahan masyarakat ini terutama maslah Harmes Place, keberadaan Harmessudah sangat meresahkan, mengganggu kenyaman jemaah Masjid Taqwa, banghunandisamping Masjid tidak memilki Amdal, tidak memiliki IMB dan merampas saluranterbuka yang selama ini menjadi sungai kecil, padahal sudah ada kesepahamanantara Hermes dengan pihak Nazir Masjid Taqwa, namun kesepahaman ini dilanggaroleh Harmes Place, “ ungkap Romo.
Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldinberkjanji akan menindak lajuti persoalan tersebut, untuk itulah dia langsungmengintruksikan Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medanuntuk segera menyetop bangunan Apatemen Harmes Place, dia minta agar tidak adaaktivitas kerja disana dan memimta agar Tim dari Dinas TRTB menjaga dilokasi tersebut.
“ Saya minta kepada Kepala DinasTRTB untuk menyetop pembangunan tersebut, dan tim harus berjaga di lokasitersebut, masalah amdal bila masyarakatdisekitar idak menyetujuinya amdal tidak akan terbit, “ tegas Eldin.(Mtc)