Matatelinga.com, Sesosok mayatpria tanpa mengguna busana dipinggir jalan, hebohkan ratusan Warga Dusun II Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Kab. Deli Serdang, Kamis (11/8/2016) pagi sekira pukul 07.30 WIB. Jasad korban tanpa identitas (Mr X) ini ditemukan dalam posisi telungkup, dan tubuhnya terdapat sejumlah luka.Temuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Kepala Desa Simalingkar A, Mulia Ginting. Lalu, diteruskan ke Polsek Pancur Batu.Informasi Matatelinga.com, awalnya saat sejumlah warga yang melintas di sekitar TKP hendak melaksanakan aktifitasnya terkejut melihat ada sesosok manusia terkapar di pinggir jalan. Setelah didekati, ternyata sudah tak bernyawa lagi.Seketika itu juga, warga langsung melaporkan nya kepada Kepala Desa setempat, dan diteruskan ke Polsek Pancur Batu.Tak lama kemudian, Tim Reskrim Polsek Pancur Batu dipimpin Kapolsek Kompol Frido Gultom dan Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan dibantu petugas Forensik Polresta Medan turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP.Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban, terdapat luka koyak di bagian kening kanan, memar dan luka di kedua pergelangan tangan nya, dan kakinya, serta dari mulut dan hidungnya mengeluarkan darah segar. Setelah tim Identifikasi Polresta Medan melakukan proses identifikasi, diketahui kalau hitam di kedua tangan dan kaki korban itu merupakan lumpur yang diduga dari parit yang bercampur oli. Warga pun sempat menduga kalau korban merupakan salah seorang pekerja bengkel.Namun, sayangnya tidak ditemukan identitas korban di sekitar TKP. Pasalnya, saat ditemukan korban dalam keadaan telanjang, sedangkan pakaiannya juga tidak ditemukan.Ciri-ciri korban berperawakan sedang, tinggi lebih kurang 165 cm, diperkirakan berusia 40 sampai dengan 45 tahunan, kulit sawo matang, rambut pendek lurus hitam, tidak ada tanda atau ciri khusus pada tubuh korban, seperti tato dan lain nya. Diperkirakan korban sudah tak bernyawa selama kurang lebih 3 jam sebelum ditemukan.Kapolsek Pancur Batu, Kompol Frido Gultom didampingi Kanit Reskrim, Iptu Sehat Tarigan ketika dikonfirmasi mengatakan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan di tubuh korban, diketahui kalau korban diduga dibunuh di tempat lain lalu mayatnya dibuang di lokasi penemuan."Motif kematian korban belum diketahui secara pasti, namun diduga akibat dibunuh. Dan kita juga berkeyakinan kalau korban dibunuh di tempat lain, lalu jasadnya dibuang ke lokasi penemuan. Selanjutnya, jasad korban kita evakuasai ke RS Bayangkara, Medan guna keperluan" ungkap Frido.(Mtc)Untuk itu, Frido menghimbau, bagi masyarakat yang merasa kehilangan salah seorang keluarganya sesuai ciry-ciri yang disebutkan, bisa datang ke Polsek Pancur Batu dengan membawa identitas atau administrasi atas diri korban. Atau dapat melihat langsung ke RS Bayangkara, Medan," pesannya.