Matatelinga.com, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan H.Iswanda Ramli SE menilai, sarana dan prasarana olahraga di Medan sangat tidak mendukung, sehingga wajar prestasi atlit di Kota Medan jalan ditempat."Kota Medan tidak memiliki sarana dan prasarana yang bisa dijadikan para atlit latihan, kalaupun ada tidak didukung dengan fasilitas yang memadai, akibatnya para atlit di Medan tidak berprestasi,"ujarnya kepada Portibi DNP di ruang kerjanya lantai I gedung dewan Jalan KaptenMaulana Lubis Medan Senin (22/8/2016).Menang aku politisi Partai Golkar yang akrab disapa Nanda ini, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setiap tahun mengadakan even olahraga, melalui ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot), namun sayangnya olahraga di Medan tetap saja tidak berberkembang. "Jadi untuk memicu semangat para atlit kita, agar dibuat even olahraga dimulai dari tingkat kecamatan, semua cabang olahraga harus dipertandingkan, dan hasilnya nanti bisa dibawa ke tingkat Medan yakni Porkot, lalu tingkap provinsi dan seterusnya, sehingga ada kesinambungannya,"ungkap Nanda. Artinya membina para atlit di Kota Medan harus dilakukan secara berkesinambungan yang mulai dari bawah (kecamatan maupun kelurahan) dengan menyiapkan sarana dan prarasannya, jangan melalui Porkot saja, sudah itu selesai. Untuk itu dia mengharapkan dalam satu kecamatan di Kota Medan memiliki satu lapangan olahraga, hal ini sebagaimana program pemerintah melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakn satu desa/kelurahan satu lapangan sepakbola. "Untuk Kota Medan saya pikir tidak pala sampai satu kelurahan, satu lapangan. Satu kecamatan satu lapangan saja sudah bagus, dengan satu kecamatan satu lapangan tersebut bakat olahraga akan tersalur, sehingga prestasi olahraga akan terdongkrak, karena kita sudah memiliki tempat latihan,"tandasnya. Memang aku Nanda, selama ini atlit di Medan kurang pembinaan, walaupun diakui untuk membina para atlit tersebut sangat membutuhkan dana, Kalaupun ada lembaga yang menangani olahraga namun tidak memiliki sumber dana. Sehingga sangat diharapkan ada partisipasi dari pihak swasta. "Untuk itu diharapkan kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan agar dapat merangkul pihak swasta, sehingga dapat melaksanakan even-even olahraga secara berkesimbungan, dengan demikian prestasi atlit di Medan dapat terdongkrak,"tandas Ketua Askot PSSI Kota Medan (Mtc/rel)