Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pelaku diduga Bunuh Bayinya Ketika Isterinya Pergi Belanja

Pelaku diduga Bunuh Bayinya Ketika Isterinya Pergi Belanja

Admin - Kamis, 25 Agustus 2016 19:02 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com, Ketika Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan melakukan rekonstruksi di kos-kosan tersangka di Jl Karya Bakti, Medan Tembung, terungkap SJF  ,,24, warga asal Nias membunuh bayinya yang berusia enam hari dengan cara dicekik.Dalam rekonstruksi ini, isteri tersangka bernama Monica Sari Silaban ,22, turut hadir. Dari keterangan Monica inilah terkuak bagaimana tersangka tega membunuh bayinya."Saya awalnya disuruh membeli es batu. Setelah saya kembali, dia (Sardian) menyuruh saya membeli makanan," ungkap Monica pada adegan ke 6 dan ke 7, Kamis (25/8/2016).Setelah membeli makanan, Monica yang saat itu masih dalam kondisi lemah kembali ke kamar kosnya. Ketika berada di depan pintu, ia melihat suaminya itu mencekik leher anaknya yang sempat diberi nama Gabriel Wate."Ku tengok dia duduk di dekat bayi ku. Leher bayi ku itu dicekiknya," kata Monica.Mengetahui bayinya dicekik, Monica marah. Namun, tersangka melarang Monica untuk menggendong bayinya."Ku tengok waktu itu bayi kami sudah megap-megap. Nafasnya sudah enggak teratur," kata Monica pada adegan ke 9.Sebelumnya, tersangka Sardian Junius Faomasiwate dilaporkan oleh isterinya Monica Sari Silaban  pada Maret 2016 lalu. Tersangka dituduh membunuh bayinya yang baru enam hari dilahirkan di rumah kontrakan mereka dengan cara membekap mulut bayi, disertai pukulan.Pascapembunuhan itu, makam bayi yang ada di tempat pemakaman umum (TPU) nasrani Jl Tuasan/Jl Dahlia, Kelurahan Siderojo Hilir, Medan Tembung sempat dibongkar keluarga pada Selasa (29/3/2016) siang. Dari hasil otopsi yang dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, terdapat sejumlah luka lebam di jenazah bayi yang sempat diberi nama Gabriel Wate.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Berita Sumut

Jadwal Sidang Pengadilan Negeri

Berita Sumut

Rudenim Belawan Over Kapasitas, Pengungsi Dipindahkan

Berita Sumut

Isak Kerabat Tangis Pecah di Rumah Duka

Berita Sumut

RS UNPRI Tebing Tinggi-BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU

Berita Sumut

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur