Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Rebutan Lahan, 13 Orang diamankan Polisi

Rebutan Lahan, 13 Orang diamankan Polisi

Admin - Jumat, 26 Agustus 2016 19:16 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com,  Sat Sabhara Polresta Medan dibantu Brimobdasu berhasil menggagalkan dan meredakan  bentrokan susulan antara kelompok preman dengan kelompok tani yang menggarap lahan tanah garapan di Pasar II , Desa Bandar Khalipah Percut Seituan.SElaian itu, petugas yang turun kelokasi bentrok mengamankan 13 orang yang berada di lokasi kejadian dan diboyong  Polsek Percut Seituan, untuk dilakukan pemeriksaan Jumat (26/8/2016) petang." Ke 13 orang yang kita amankan itu karena sedang mengerjakan bangunan di lokasi, " hal tersebut dikatakan Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto.Kedatangan personil Sat Sabhara dan Brimobdasu ke Pasar II , Desa Bandar Khalipah, Tembung,  Percut Seituan ini berkat informasi dari masyarakat yang menyatakan akan terjadi  bentrokan antara sekelompok preman dengan kelompok tani dilokasi tersebut. Lanjut Mardiaz, untuk memback up Polsek Percut Seituan, personil gabungan itupun sudah sejak pagi hari  distandbykan  di lokasi. Ketika ditanya apa tindakan polisi agar tidak terjadi bentrokan, mantan Kapolres Madina inipun menegaskan agar tidak terjadi bentrokan yang diduga ditenggarai rebutan lahan garapan, yakni dengan cara melakukan penghentian pengerjaan bangunan setengah jadi dan membongkarnya. Selanjutnya melakukan pembersihan dengan cara dibakar. " Situasi sudah kembali kondusif," tegasnya.Sehari sebelumnya  puluhan preman menyerang dan merusak sejumlah rumah milik warga yang berada di  Pasar II, Desa Bandar Kalippa, Percut Seituan.Takut menjadi sasaran amukan, warga pun berlarian ketakutan untuk  menyelamatkan dirinya masing, Rabu (24/8) petang .Informasi dihimpun, aksi main serang ini bermula dari kedatangan puluhan preman dengan mengendarai sepedamotor dan mobil ke Pasar II, Desa Bandar Kalippa, Percut Seituan, Rabu (24/8) petang." Dengan mengendarai kendaraan roda empat dan roda dua, puluhan preman ini juga membawa senjata tajam (sajam), benda tumpul dan melempari warga dengan batu. Mereka juga mengancam dan mengusir warga untuk mengosngkan rumah kami," sebut, Nanang,50, yang rumahnya turut menjadi sasaran pengerusakan.Masih Nanang dan warga lainnya, selain merusak rumah dan melakukan pengancaman terhadap warga, massa  juga melakukan penganiayaan terhadap dua warga."Selain rumah saya jadi sasaran pengerusakan, dua warga yakni, Erdianto alias Pent dan Eloong menjadi korban penganiayaan," sebut Nanang dan Chairun dan warga petani lainnya,akunya(Mtc)


Tag:

Berita Terkait