Matatelinga.com, Untuk memudahkan hasil penyelidikian, kasus percobaan bom bunuh diri yang dilakukan IAH ,18, alumni SMA 4 Medan, aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gereja Stasi Santo Yosep, Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Selayang.Terlihat dilokasi, dalam proses olah tkp dipimpin langsung Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Dansat Brimob, Kombes Pol Zulfikar, Dandim 0201/BS Kol Ridwan Maulana, bersama tim labfor Mabes Polri, Jibom, tampak menyisir sejumlah tempat di dalam gedung gereja untuk mencari barang bukti yang baru.Diketahui, pelaku bom bunuh diri nekat melakukan aksinya karena terinpirasi kejadian-kejadian di Prancis."Jadi, dari pengakuan pelaku nekat melakukan percobaan bom bunuh diri karena terinpirasi kejadian-kejadian teror di Prancis," terang, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.Diungkapkan Mardiaz, saat ini pihak belum bisa memberikan keterangan terkait motif terhadap aksi yang dilakukan pelaku. Sebab, pelaku masih mengalami trauma."Kita sudah memeriksa beberapa saksi. Namun, mohon maaf kita belum bisa menyampaikan lebih jauh. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan," ungkapnya dalam kasus percobaan bom bunuh diri, pelaku dijerat dengan Pasal Terorisme, Undang-undang Darurat dan 338 jo 340.(Mtc)