Matatelinga.com, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di laut di sejumlah perairan di Sumatera. Gelombang tinggi ini akan sangat membahayakan. Karenanya, nelayan diimbau untuk lebih berhati-hati saat pergi melaut. Sebagaimana pemantauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Belawan, ada tiga wilayah perairan yang diprediksi bakal dihantam oleg gelombang tinggi Adapun perairan yang bakal dihantam gelombang dengan ketinggian 3,5 meter diantaranya Samudera Hindia Barat Aceh, Perairan Kepulauan Nias-Sibolga, dan Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias. Kecepatan angin di tiga wilayah itu berbeda-beda.Untuk wilayah Samudera Hindia Barat Aceh, kecepatan angin mencapai 4 sampai 15 knot. Sementara untuk Perairan Kepulauan Nias-Sibolga, kecepatan angin 2 sampai 12 knot"Sementara untuk perairan Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias, kecepatan angin 4 sampai 15 knot. Selain ketiga wilayah itu, gelombang laut juga tinggi di wilayah Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Sabang-Banda Aceh, dan Perairan Barat Aceh ," kata prakirawan cuaca, Rizky Ramadhan, Jumat (9/9/2016).Di ketiga wilayah ini, gelombang laut bisa mencapai 2 sampai 3 meter. Untuk kecepatan angin, Selat Malaka Bagian Utara cukup kencang yakni 8 sampai 20 knot."Untuk intensitas hujan, ringan hingga sedang. Ada juga hujan lokal yang terjadi di beberapa wilayah perairan yang disebutkan di atas," ungkapnya.Sementara dari situs BMKG Wilayah I Sumut diketahui bahwa, hampir seluruh daerah di Sumatera Utara akan dilanda hujan pada Sabtu (10/9). Intensitas hujannya pun beragam mulai dari ringan hingga hujan lebat. Sedikit diantaranya mengalami kondisi cuaca berawan. Untuk Medan, diprediksi kota ini akan dilanda hujan lebat dengan suhu 23-33 derajat celcius. (Mtc)