Matatelinga.com, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Wakil Wali Kota, Ir Akhyar Nasution MSi bertakbir mengumandangkan asma Allah untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1437 H di halaman Balai Kota Medan, Minggu (11/9/2016). Eldin berharap Hari Raya Haji ini menajdi momen meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana memperkokoh kehidupan sosial guna menciptakan Medan yang religius, aman, nyaman, makmur dan sejahtera.Tabuhan bedug mengiringi takbiran disertai lantunan kalimat tahlil dan tahmid sebagai wujud mengangungkan asma Allah, sekaligus memuji kebesarannya dan kemulian-Nya. Eldin ingin Hari Raya Idul Adha ini menajdi sarana untuk lebih memperkokoh kehidupan sosial, memantapkan pembangunan karakter kota, meningkatkan keuletan serta ketangguhan guna menghadapi berbagai tantangan pembangunan, guna mewujudkan Medan yang bermartabat, religius, rukun, damai dan sejahtera.Eldin menjelaskan, Idul Adha memiliki dua dimensi yang sangat penting, yakni dimensi vertikal sebagai wujud ketaqwaan kepada Allah SWT dan dimensi horizontal yang mampu menumbuhkan kepekaan sosial diantara sesama umat manusia. Dengan adanya kedua sikap tersebut, tentunya akan menjadi landasan yang kokoh untuk membentuk kesadaran moral yang tinggi, bukan saja penting dalam kehidupan pribadi, tetapi juga sangat fundamental dalam pembangunan kota.Oleh karenanya Eldin mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Adha ini sebagai momen memperkokoh kehidupan sosial demi terciptanya Medan yang religius, aman dan nyaman. Sebab, ibadah kurban mengajarkan seseorang untuk membangun solidaritas, semangat toleransi dan kepekaan sosial.“Jadi mari kita senantiasa berkurban, karena ibadah kurban dapat dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri, sudah sejauh mana manusia sebagai makhluk sosial dapat berguna bagi diri sendiri, masyarakat maupun bagi pembangunan kota,” kata Wali Kota.Selanjutnya papar Eldin, makna kurban hakikinya adalah kesediaan, kerelaan dan keikhlasan demi sesame sekaligus melakukan perintah Allah dan Rasulnya, “ Untuk itu, dalam berkurban hendaknya diniatkan hanya untuk mecari ridho Allah SWT semata , karena hal itu akan membawa kenikmatan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat,” jelasnya.Mantan Wakil Wali kota dan Sekda Kota Medan ini berpesan, hendaknya Idul Adha tidak dijadikan momen turin setiap tahun. Dia ingin semangat berkurban ini dikonversikan ke dalam bentuk nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun diri, bermasyarakat serta turut serta mendukung penuh pembangunan kota.Selain Wali kota dan Wakil Wali kota, takbiran ini turut dihadiri Al-Ustadz Buya KH. Amiruddin MS, Kapolres Belawan AKBP Tri Setiadi Hartono, Mayor Inf Budi mewakili Dandim 0201/BS, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Ihwan Zulhami, para pimpinan SKPD, camat serta lurah se-Kota Medan serta alim-ulama.(Mtc)