Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Biadab,.....Ayah angkat Siksa Bocah hingga Kritis

Biadab,.....Ayah angkat Siksa Bocah hingga Kritis

Admin - Sabtu, 17 September 2016 14:40 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com,  Bocah berinisial  MD,  8 tahun dan HT kritis setelah disiksa orangtua angkatnya pada Jumat (16/9/2016) malam. Saat ini, kondisi siswa SD tersebut cukup memprihatinkan setelah tubuhnya disiram air panas."Korban dibawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 01.00 WIB oleh tokoh masyarakat setempat. Setelah tiba di rumah sakit, korban langsung kami tangani di ruang IGD," kata Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol Farid Amansyah, Sabtu (17/9/2016).Dari informasi di lapangan, peristiwa ini terungkap saat sejumlah tetangga korban yang tinggal di Jl Sidomulyo, Dusun VI A, Pasar 7 Desa Manunggal,  Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang mendengar adanya suara jeritan di dalam rumah. Saat dicek, warga kaget begitu menemukan korban dalam kondisi tidak mengenakan busana.Pertama kali ditemukan, posisi korban tergeletak di samping tempat tidur dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Mendapati adanya aksi penyiksaan itu, warga langsung mengamankan korban."Saat ini korban masih dalam proses perawatan. Belum bisa lah ditemui dulu," ungkap Farid.Adapun identitas orangtua korban yang melakukan penyiksaan masing-masing Yasmin Laia ,38, selaku ibu, dan Suparto ,39, selaku ayah. Kini kasusnya sedang ditangani oleh Kepolisian Polres Pelabuhan belawan.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Biaya Perawatan Bocah Penyiksaan Ditalangi Pemprovsu

Berita Sumut

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Jenguk Bocah penganiayaan

Berita Sumut

Bocah Korban Keberingasan Orang Tua Angkat, Mulai Membaik

Berita Sumut

Polisi Amankan 5 Orang, Diduga menganiaya Bocah