Matatelinga.com - Polsek Medan Baru kedatangan pelajar sekolah menengah Atas (MA) Methodis II bernama Fely Fidela Sabtu (24/9/2016). Maksud dan tujuan kedatangan siswi kelas 2 di SMA Methodist II ini akibat perlakuan tidak wajar yang dilakukan oleh pasutri mengakui orang tuanya. Pengakuan wanita turun tionghua ini pada petugas piket jaga menyebutkan, dirinya disekap dan dianiaya setiap hari, membuatnya tak sanggup menahan derita tersebut dan memilih melapor kepada pihak yang berwajib.Pelajar berusia 17 tahun ini pada petugas kepolisiaan menyebutkan, sejak kecil dirinya diasuh oleh neneknya di Jalan S.Parman, Kec Medan Baru. Namun, sebulan yang lalu dirinya didatangi oleh sepasang pasutri, yang mengaku orang tua kandungya.Pasalnya “Sejak kecil tidak mengenal kedua orang tua saya. tetapi, tiba tiba datang Pasutri menemui Nenek dengan mengaku saya anaknya dan hendak diajak makan kerumahnya, akunya.Akibat ajakan makan itu, sang nenek mengizinkan Fely pergi bersama mereka. Setibanya di Jalan Mojopahit, Kecamatan Medan Petisah, tepatnya dikediaman sepasang pasutri ini, Fely malah dianiaya oleh kedua pasutri tersebut.“Dirumah itu aku disekap seminggu bang. Bukan hanya disekap dalam kamar, aku juga disiksa dan dianiaya sama bapak itu dengan menggunakan sapu. Badanku juga ditendangnya, sampai dikasih obat tidur,” ujarnya.(Mtc)