Matattelinga.com - Lingbar Windra Tumanggor ,32, warga Desa Salak 1, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (29/9/2016) sore tewas dengan kepala pecah setelah dilindas kereta api pengangkut CPO yang melintas di Jalan SM Raja, samping Kampus UISU.Belum diketahui apa motif sehingga korban nekat mengahiri hidupnya dengan cara tragis. Namun beberapa orang rekan sepekerjaan korban di Dinas Pendapatan Pemkab Pakpak Bharat mengatakan kalau korban mengalami gangguan jiwa.Diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu, mengalami gangguan jiwa sejak dua bulan belakangan. "Sebelumnya korban ini juga pernah mengalami kecelakaan dan terbentur dikepala. Itu terjadi di Kota Kisaran saat korban masih bekerja di salah satu bank," kata Martualesi."Korban mengalami gangguan jiwa sudah lama, tetapi awal tahun dia dinyatakan sembuh dan kembali bekerja. Tetapi dia ada suka sama cewek mungkin ditolak dan penyakitnya kambuh lagi sekitar dua bulan yang lalu kami sudah koordinasi dengan Kasat Reskrim PPB AKP Alexander Piliang, SH yang mencari keluarga korban," tandasnya. Kata Kanit lagi, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan darimana korban naik kereta api pengangkut minyak mentah itu. (Mtc)