Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Mahasiswa dan Satpam UMSU Bentrok

Mahasiswa dan Satpam UMSU Bentrok

Admin - Kamis, 13 Oktober 2016 20:59 WIB
google
Matatelinga.com - Kericuhan seketika pecah di dalam kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Jalan Muchtar Basri, Kecamatan Medan Timur, Kamis (13/10/2016) petang. Kericuhan berawal dari demo mahasiswa yang mendapat perlakuan represif satpam kampus. Tak pelak, kericuhan menyebabkan perkuliahan malam di kampus ditiadakan. Sebelum kerusuhan diketahui salah satu partai kampus menggelar demo memprotes sejumlah kebijakan yang dinilai tidak memihak mahasiswa. Salah satu kebijakan yang dianggap semena-mena itu adalah tentang sebuah kegiatan latihan kepemimpinan (LK) yang harus diikuti semua mahasiwa. "LK itu namanya Kiyam. Jadi disitu kalau enggak ikut Kiyam, enggak dikasih almamater dan KTM," ujar salah seorang mahasiswa Ekonomi, Ryan (20).Atas hal itu, sejumlah mahasiswa kemudian melakukan demo di kampus. Namun, aksi tersebut mendapat perlakuan represif dari satpam. Sejumlah mahasiwa yang melakukan demo dipukul. Mendapat perlakuan kasar, demo bukan berhenti malah semakin banyak. Mahasiswa balik melakukan penyerangan sehingga menyebabkan kerusuhan. Selain persoalan ini, Ryan mengaku, demo yang mereka gelar bersama mahasiswa Fisip juga dilakukan karena adanya pembongkaran tempat nongkrong mahasiswa di depan BEM Fisip. Pembongkaran itu diprotes karena tidak adanya pemberitahuan. Sementara pihak kampus membantah pembongkaran ini. "Jadi kan sebelumnya (kemarin) ada demo juga. Kami kan membagusi cakrok (tempat nangkrong) itu yang kumuh, biar kelihatan rapi. Ditambahla kanopinya," kata Ribut. Ia mengakui kampus meniadakan perkuliahan malam namun ia membantah adanya korban dari kerusuhan ini. "Tidak ada yang mencekam. Kondusif kok situasi," tandasnya. (Mtc/ZL).


Tag:

Berita Terkait