Matatelinga.com - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara Bobby Niedal, membantah adanya tindakan tidak senonoh yang dilakukan anggotanya. "Tuduhan itu hanya upaya membubarkan aksi unjuk rasa,” bantah Bobby. Unjukrasa yang mereka gelar kata Bobby, untuk mengkritisi 2 tahun pemerintahan Jokowi-JK. “Tidak efektifnya kebijakan, hanya terpusat di Pulau Jawa, tidak sampai ke Desa, kita mau pembangunan merata,” katanya.Ada 11 hal yang menjadi sorotan evaluasi kepemimpinan Jokowi diantaranya yakni Pembangunan Nasional yang dinilai sangat rendah penyerapan tenaga lokal, kedaulatan pangan dan perdagangan pangan dan internasional yang menilai hampir semua pangan masih impor, dan banyakya spekulan dan mafia pangan.Kemandirian Energi dan Lingkungan Hidup yang menilai reklamasi tidak mengindahkan aspek lingkungan hidup, serta menyoal aspek kemiskinan, hukum, ekonomi dan agraria.“Reforma agraria yang dicanangkan pemerintahan jokowi belum menyentuh akar permasalahan,” katanya.Usai menyampaikan aspirasinya, masa lalu membubarkan diri dengan tertib.(Mtc)