Matatelinga.com - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dikecam karena melakukan pemecatan kepada mahasiswa yang melakukan demo yang berujung kerusuhan pekan lalu. Pemecatan (drop out) ini dilakukan kepada 21 mahasiswa yang dituding melakukan demo dan pemukulan kepada dosen dan satpam.Humas UMSU, Ribut Priadi mengatakan, pihaknya melakukan pemecatan terhadap 21 mahasiswa. Mahasiswa itu kata Ribut, terbukti melakukan pelanggaran keras.Tapi, Ribut tak menjabarkan, pelanggaran yang dimaksud apa. "Yang diberi peringatan ada, saya lupa datanya. Fakultas lah itu," ucapnya.Anehnya, yang dipecat oleh Rektorat UMSU, tidak ada terkait dengan mahasiswa Partai Parmor. Padahal, demo itu bermula dari demo massa Pamor. Sementara, mahasiswa yang dipecat melakukan aksi dengan membawa lembaga Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas masing-masing.Dia mengulang pernyataan kembali, kalau pemecatan itu bermula dari aksi demo yang berujung anarkis. "Ada 1 dosen terluka dan dua satpam terluka. Satu diantaranya menjalani operasi," kata dia.(Mtc)