Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tak Memiliki Uang Beli si Putih, Istri di Siksa

Tak Memiliki Uang Beli si Putih, Istri di Siksa

Admin - Minggu, 23 Oktober 2016 14:12 WIB
google
Matatelinga.com - Beginilah kalau sudah kecanduan Narkoba, segala cara dilakukan dan hingga melukai orang terdekat. Seperti yang dialami oleh Irma ,26, ‎korban penganiayaan suaminya Andari Harahap , diduga sakau karena enggak nyabu, tega memukuli dengan centong nasi. Aksi itu terjadi di rumah mereka di Jalan Marelan Raya, Pasar II Timur, Medan Marelan Jumat (21/10/2016) malam. Atas kejadian itu, ibu anak satu ini melaporkan suaminya ke Polsek Labuhan.Pengakuan korban di Polsek Labuhan menyebutkan, beberapa pekan belakangan ini, suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan sedang tidak bekerja. Lantas, kebiasaannya nyabu tak bisa dilakukannya. Pasalnya, uang untuk membeli serbuk haram tidak punya. Alhasil, ia meminta uang pada saya yang baru saja pulang dari kantin Yayasan Sekolah Harapan Bangsa.Karena Irma tahu kalau suaminya punya kebiasaan buruk, ia tak memberikan uang yang diminta suaminya. Akibatnya, Andari emosi, lalu mengambil centong nasi di dapur dan memukuli hingga jari tangannya berdarah saat menangkis pukulan.Setelah puas memukuli istrinya, suaminya pergi dari rumah. Kesal pada suaminya yang kerap nyabu dan ringan tangan, makanya saya melaporkannya pak, aku Irma.“Aku sudah tahu lama kalau suamiku itu suka nyabu. ‎Kalau enggak dikasih uang buat nyabu ya main pukul saja. Sudah enggak tahan lagi terus gini Bang, makanya aku laporin ke polisi,” ujar Irma sambil memperlihatkan perban di tangannya.Kapolsek Labuhan AKP H Yasir Ahmadi mengatakan sudah menerima laporan korban KDRT. “Laporannya sedang kami tindaklanjuti. Korban mengaku dianiaya oleh suaminya karena permintaan uang tak diberikan. (Mtc/Hendrik)


Tag:

Berita Terkait