Matatelinga.com - Naas dialami AR ,28, warga Kelurahan Martubung, Medan Labuhan. Gagal membobol sebuah gerai Indomaret, ia malah jadi bulan-bulanan karena ketangkap basah dalam aksinya oleh warga. Padahal, Abdul telah mencopot kamera pengintai (cctv) toko, Rabu (1/11/2016). Setelah diringkus warga, Abdul diserahkan ke Polsek Medan Area. Kejadian bermula saat kedua kedua Abdul dan temannya Navi berkeliling mengendarai sepeda motor. Saat tiba di Jalan Datuk Kabu, Pasar 3, mereka melihat ada swalayan Indomaret yang tutup. Keduanya pun berhenti dan turun dari sepeda motornya. Seketika muncul niat jahat kedua maling tersebut. Abdul memantau situasi sedangkan rekannya mendorong sepeda motor ke dekat Indomaret agar bisa memanjat untuk memotong kabel CCTV. Setelah memotong, Navi merusak kunci rolling door. Merasa situasi aman, Navi menyuruh Abdul masuk ke dalam Indomaret.Alhasil, Abdul mulai mengeksekusi sejumlah barang dagangan di dalam Indomaret. Namun aksi itu tak sengaja dipergoki warga. Begitu melihat maling beraksi, warga langsung meneriakinya. Kontan saja, teriakan itu membuat warga lainnya keluar dari rumahnya masing-masing. Navi berhasil kabur dengan sepeda motornya. Sedangkan Abdul yang tengah memegang puluhan bungkus rokok disergap warga. Abdul pun akhirnya remuk dihajar oleh warga. Setelah menghajar Abdul warga menyerahkannya ke Polsekta Medan Area. Kapolsek Medan Area Kompol Muhammad Arifin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pelaku pembobol Indomaret serahan dari warga."Benar ada pelaku pembobol Indomaret yang diserahkan warga ke kita. Pelaku juga mengaku sudah lebih dari dua kali melakukan kejahatan serupa," kata Arifin.(Mtc)