Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Atasi Banjir, Sabar Sitepu & Camat Medan Denai Gotong Royong Bersama Masyarakat

Atasi Banjir, Sabar Sitepu & Camat Medan Denai Gotong Royong Bersama Masyarakat

Admin - Minggu, 06 November 2016 19:32 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com -  Guna mengatasi banjir yang selama ini menerpa kawasan Jalan Perjuangan, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Denai,  warga menggelar gotong royong dipimpin anggota DPRD Medan, Sabar S Sitepu dan Camat Medan Denai, Hendra Asmilan, Sabtu (5/11/2016).  Untuk mendukung kelancaran gotong royong, Dinas Marga menurunkan 1 unit alat berat ditambah 1 ulit mobil penyedot lumpur serta 4 unit untuk mengangkut lumpur dan sampah hasil pengorekan dari parit.Gotong royong dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.  Parit di Jalan Perjuangan sampai Jalan Bromo Ujung menjadi fokus gotong royong. Sebab, kondisi parit sangat memprihatinkan akibat sendimentasi  lumpur yang menebal bercampur sampah. Kondisi ini membuat parit selama ini tidak berfungsi sehingga selalu meluap setiap kali hujan deras turun. Alhasil rumah warga dan jalan menjadi langganan digenangi air.Untuk pendalaman parit, warga menggunakan cangkul, sekop dan garukan. Meski dilakukan secara manual namun hasilnya cukup maksimal. Seluruh lumpur dan sampah yang menajdi pemicu sendimentasi berhasil diangkat. Selanjutnya seluruh lumpur dan sampah hasil pengorekan yang dilakukan itu langsung dibersihkan menggunakan alat berat dan selanjutnya dibawa menggunakan truk untuk dibuang ke lokasi pembuangan.Usai dilakukan pengorekan, mobil penyedot lumpur langsung dioperasikan untuk menyedot lumpur yang tidak terangkut, termasuk lumpur yang berada  di bawah titi rumah warga l;antaran tidak bisa dikorek secara manual. Kerja keras ini akhirnya membuahkan hasil, perlahan-lahan air parit pun mengalir kembali.Sabar Sitepu mengatakan, gotong royong dnegan melibatkan masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi banjir yang selama ini terjadi di kawasan tersebut. Oleh karenanya gotong royong akan rutin dilakukan agar parit yang sudah dikerok tidak tersumbat lagi. “Jika gotong royonmg ini rutin dilakukan, saya yakin tidak ada lagi genangan air yang timbul pada saat hujan deras turun. Itu sebabnya gotong royong ini akan menjadi agenda rutin kita dan kita pun minta dukungan Dinas Bina Marga,” kata Sabar.Didampingi Camat Medan Denai, politisi asal partai golkar ini selanjutnya menghimau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan parit yang telah dikorek tersebut. Dikatakannya, pengorekan yang dilakukan akan sia-asia apabila masyarakat masih membuang sampah dalam parit.“Selain menyebabkan parit tersumbat yang berakibatkan trjadinya banjir, buang sampah sembarangan akan menimbulkan bibit penyakit. Untuk itu saya mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan parit ini. Minimal warga dengan kesadaran sendiri, mau membersihkan parit yang ada di depan rumahnya masing-masing,” ungkapnya.Camat Medan denai, Hendra Asmilan pun mengucapkan terima kasih atas kesediaan Sabar Sitepu memimpin masyarakat gotong royong, termasuk melihat antusisme masyarakat yang mengikuti gotong royong cukup tinggi. Oleh karenanya Hendra pun bertekad akan menajdikan gotong royong ini menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat di wilayah tugasnya. “Jika gotong royong sudah menjadi budaya, insya Allah persoalan banjir yang selama ini terjadi dapat kita atasi,” ungkap hendra.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Kontrakan di Tangguk Bongkar 8

Berita Sumut

Temuan Diduga Granat Hebohkan Warga Muliorejo

Berita Sumut

Pengawas Proyek Tewas Gantung Diri

Berita Sumut

Polsek Medan Area, Ringkus Spesialis Curanmor

Berita Sumut

Merampok Wil Polsek Medan Area, Ditangkap Anti begal

Berita Sumut

Duh! Bocah Tiga Tahun Dicabuli Tetangga Sendiri