Matatelinga.com - Ada pepatah mengatakan air susu dibalas air tuba. Itulah yang dialami oleh Indra Kelana Putra ,25, warga Jalan Dwiwarna, Lorong Pisang, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. Betapa tidak, sepeda motor Yamaha RX King BK 5876 DA kesayangannya dibawa kabur oleh seorang pengangguran bernama MH ,20,Warga asal Kutacane, Nanggroe Aceh Darussalam. Bukan itu saja, ponsel genggam merek Vivo juga diembat perantau itu. Kejadian bermula pada sepakan lalu Kelana melihat Haris di depan rumahnya berdiri seperti orang kebingungan. Haris mengaku kepada Kelana bahwa ia tersasar. Lantaran merasa iba, Kelana pun menyarankan agar Haris menginap untuk beberapa. Niat baik itu pun disambut Haris. Namun tiba-tiba Kelana tak lagi melihat Haris di rumahnya persisnya tiga hari lalu. Kagetnya lagi, Kelana juga tidak melihat sepeda motor dan ponsel milik adiknya. Singkat cerita, atas kejadian, ia pun membuat laporan pengaduan ke Polsek Sunggal untuk mencari keberadaan Haris. Tak mau kehilangan sepeda motornya, Kelana dan sang adik juga melakukan pencarian. Begitu melintas di kawasan Simpang Pos, Medan Selayang ia melihat pelaku sedang berdiri dipingir jalan. Terang saja ia menghubungi polisi. Haris tak berkutik ketika polisi menggiringnya ke Polsek Sunggal, Kamis (17/11/2016). Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri mengatakan pelaku sudah diamankan. Pelaku beraksi dengan modus pura-pura tersasar. Begitu korban menawarkan menginap di rumahnya, pelaku tak menolak. "Pelaku sudah kita amankan. Modusnya pelaku ini berpura-pura kesasar hingga akhirnya sampai ke rumah korban. Namun pelaku masih kita mintai keterangannya apakah memang merantau ke Medan atau tidak. Untuk barang bukti sedang kita lakukan pencarian, karena menurut pelaku sepeda motor korban sudah tidak ada lagi. Kemungkinan besar sudah dijual pelaku," tutur Kompol Daniel.(Mtc/Jc)