Matatelinga.com - Banyak para pedagang sekarang ini memanfaatkan trotoar dan badan jalan, untuk menggais rejeki di Kota Medan, sehingga terlihat "kumuh maupun carut marut" dan arus lalaulintas menjadi macet.Panatauan Matatelinga.com dilapangan, setiap melintas di Jalan Akasara Medan dengan menggunakan kenderaan roda dua dan empat, jangan harap bisa cepat sampai ketujuan. Pasalnya, badan jalan banyak didirikan tenda dan digunakan berdagang lebih kurang ratusan pedagang." ini tanda tanya, apakah Pemerintah peduli dengan Kota Medan untuk memperoleh Adi Pura, jauh sebelumnya, atau membiarkan saja Kota Medan Sembraut bentuk Kota Medan"Pemerintah Kota (Pemko) Medan sampai saat ini nampaknya belum ada niat menggusur pedagang kaki lima (PKL) pajak Aksara yang berjualan di pinggiran Jalan Aksara persisnya depan Aksara Plaza Medan.Hal tersebut ditegaskan oleh Kasat Pol PP Kota Medan M Sofyan ketika dihubungi Wartawan telepon selularnya (19/11/2016) dengan mengatakan “Kita belum ada niat menggusur para pedagang kaki lima pajak Aksara Medan yang hingga saat ini berjualan di pinggiran Jalan Aksara,”.Disebutnya, Pemko Medan saat ini terus berupaya agar para pedagang K5 dapat berjualan sebagaimana mestinya. “Sekarang masih dalam proses, dan kita masih menunggu hasil proses itu. Kalau hasilnya sudah pas maka seluruh pedagang dipindahkan ke relokasi yang baru. Apabila masih ada yang jualan juga baru kita tertibkan,” tegas Sofyan.Lebih lanjut dikatakannya, para pedagang pajak Aksara agar menjaga ketertiban lalu lintas. Hal ini dikarenakan jalan diperuntukkan untuk berjualan. “Mari kita jaga ketentraman agar para pengguna jalan tidak terganggu dan lalu lintas pun lancar,” ujarnya.(Mtc/Goc)