Matatelinga.com - Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapasta (Mahasiswa Pecinta Alam Semesta) UIN-SU, Angki Fatria mendesak polisi untuk mengusut tuntas penyerangan yang dilakukan penyerang kepada sejumlah anggota Mapasta dalam kerusuhan yang berlangsung di kampus UIN-SU, Jalan Willem Iskandar, Senin (21/11/2016). Saat ini, setidaknya, lima anggota Mapasta yang mengalami luka-luka akibat penyerangan mahasiswa sayap OKP masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Medan. "Harapan kami tentu, polisi bisa mengusut kasus ini dan segera menangkap pelakunya," ungkap Angki.Dikatakannya, saat penyerangan terjadi, anggota Mapasta UIN bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) tengah melakukan diskusi di dekat lapangan futsal. Tiba-tiba saja, massa sayap OKP yang datang membawa senjata tajam dan balok melakukan penyerangan dengan membabibuta.Selain berharap pada polisi, mereka juga berharap alumni bisa membantu persoalan yang melibatkan mahasiswa dengan mahasiswa ini. Meski telah dirawat semalaman di rumah sakit, namun Angki menilai tim medis melakukan pembiaran terhadap korban. Penanganan terhadap korban dianggap tidak begitu serius.(Mtc/Zl)