Matatelinga.com - Kendati menuai aksi protes dari warga, namun PT KAI Medan, tetap mengeksekusi bangunan di sepanjang Jl Bambu hingga ke Jl Ampera Medan Timur. Hingga, Rabu siang petugas KAI dibantu Satpol PP Medan, dan Polisi, menertibkan bangunan warga.Di lokasi, terlihat anggota DPRD Medan, Robi Barus, mendatangi lokasi menjumpai warga yang menjadi korban penggusuran. Dirinya mengupayakan agar eksekusi ditunda hingga Senin (28/11) depan."Kita sesalkan Pemko Medan, ini yang dipindahkan manusia, sedangkan ayam saja kalau dipindahkan mesti dibuatkan kandangnya dulu, baru mau, apalagi ini manusia," ujarnya.Dirinya meminta agar Pemko Medan menyediakan rumah bagian ribuan kepala keluarga yang menjadi korban penggusuran. "Ini hanya dua tower di Kayu Putih, kapasitasnya 200 KK, itupun tidak layak," ujarnya.Kendati mengupayakan agar eksekusi ditunda, namun pihak PT KAI, bersikeras untuk melanjutkan penertiban. "Pak Barus tolong, ini mau dieksekusi rumah saya," kata salah seorang wanita yang rumahnya digusur.Anggota DPRD Medan, warga dan Satpol PP masih berdialog apakah eksekusi ditunda atau tidak. Dengan kesepakatan, akhirnya ditunda senin.(Mtc)