Matatelinga.com - Pelayan warung tuak jadi rebutan dua lelaki yang sedang mabuk minuman tuak di kedai tuak milik Jonly Panjaitan warga dusun V desa Pondok bungur barisan kecamatan Rawang Panca Arga,Sabtu (26/11/2016).Akibat rebutan pelayan warung tuak tersebut korban Heri Budidarma Sirait ,20, warga dusun II desa Rawang lama kecamatan Rawang Panca Arga mengalami luka bacok yang serius.Kapolsek Kota Kisaran Iptu T.Samosir yang didampingi Kanit reskrim Polsekta Kisaran Iptu F.Sibarani kepada Matatelinga.com, Senin (28/11/2016) membenarkan adanya penganiayaan berat terhadap korban Heri Budidarma Sirait yang dilakukan oleh tersangka Mis ,35, warga dusun II desa Pondok Bungur Kec. Rawang Panca Arga di warung tuak milik Jonly Panjaitan yang berada di dusun V desa Pondok Bungur Barisan Kecamatan Rawang Panca Arga.Kejadian tersebut berawal dari dua orang lelaki tersebut berebut pelayan warung tuak untuk dapat menemani sewaktu minum , sementara Ella Harahap ,20, warga dusun XI desa Rawang Lama yang menjadi rebutan itu awalnya bersama tersangka Mis, namun ketika korban Heri Budidarma Sirait datang kewarung tersebut, langsung menarik tangan pelayan itu untuk menemani berjoget.Perbuatan korban membuat ketersinggungan tersangka, dan terjadilah adu mulut yang berlanjut dengan perkelahian dengan menggunakan sebilah samurai yang telah dipersiapkan oleh tersangka.Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka koyak pada batok kepala, kuping sebelah kiri nyaris putus, ibu jari tangan sebelah kiri putus , jari telunjuk tangan sebelah kiri juga koyak, sementara terhadap tersangka Mislianto yang sudah dalam keadaan mabuk terpaksa dilumpuhkan oleh warga masyarakat , sehingga wajah tersangka mengalami koyak.Terhadap tersangka Mislianto saat ini sudah diamankan di Mapolsek Kisaran dan terhadap tersangka dapat dijerat dengan pasal 351 ayat (2) KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun,dan barang bukti yang dapat diamankan berupa sebilah samurai yang digunakan untuk menebas korbannya, sementara terhadap korbannya saat ini sedang menjalani perawatan medisdi Rumah sakit, tukasnya (Mtc/ben)