Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kadis Kelautan dan Perikanan Ngaku Ditelpon Berkali-Kali

Kadis Kelautan dan Perikanan Ngaku Ditelpon Berkali-Kali

Admin - Senin, 05 Desember 2016 20:06 WIB
google
Matatelinga.com -  Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Provsu, Zonny Waldi mengaku dihubungi berulang kali oleh mantan Kepala Biro Keuangan Pemprovsu, Ahmad Fuad Lubis untuk meminta uang partisipasi untuk pimpinan dan anggota DPRD Sumut dengan nominal Rp 1,8 miliar. Zonny mengaku telah sempat menyetorkan uang sebanyak tiga kali. Di hadapan majelis hakim, Zonny mengaku terpaksa menyerahkan uang karena takut dimutasi.Selain Zonny, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)  juga menghadirkan Rudi Hartono selaku Bendahara Pengeluaran Dinas Binamarga Pemprovsu bersaksi untuk terdakwa Gatot Pujo Nugroho selaku mantan Gubernur Sumut di Ruang Aula Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/12/2016)."Saya mengumpulkan uang dari pihak rekanan dan suruh Sekretaris (Agustono) untuk mengumpulkan uang tersebut," kata Zonny saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan suap ke pimpinan dan anggota DPRD Sumut sebesar Rp 61,8 miliar.Dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Didik Setyo Handono. Zonny mengaku telah memberikan uang partisipasi dalam tiga tahap. Yang pertama Rp 300 juta, kedua Rp 50 juta dan terakhir menggunakan uang tabungan keluarga sebesar Rp 75 juta sehingga totalnya Rp 425 juta."Sebenarnya saya keberatan tapi saya takut dimutasi. Apalagi saya baru dilantik, saya malu pak hakim," ungkap Zonny. Sementara itu, saksi Rudi menyebutkan dirinya pernah disuruh Kepala Dinas Binamarga Pemprovsu, Ahmad Efendi Pohan untuk mengantarkan bungkusan dua kali dalam plastik besar warna hitam dengan berat 3 kg agar diberikan kepada Fuad Lubis."Saya tidak tahu apa di dalam plastik uang atau tidak, karena saya tidak nanya sama pak Kadis. Tapi saya duga itu uang yang ada dalam plastik besar," sebut Rudi. Ditambahkan Rudi, setelah itu dirinya dipanggil Ahmad untuk mengantar kembali bingkisan ke Fuad. "Bingkisan itu diserahkan di cafe belakang kampus Harapan, Jalan Mutatuli," tambahnya.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Gubsu Erry Lantik Pengurus BKOW Sumut periode 2016-2021

Berita Sumut

Dampak Akibat Molornya Pelantikan Wagubsu

Berita Sumut

Wanita Pakai Baju Lambang Palu Arit Diamankan

Berita Sumut

Panglima TNI Saksi Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau

Berita Sumut

Pedagang Buku Pegadaian Tak Mau Pindah

Berita Sumut

Gubsu Erry Resmikan Perizinan Online Simpel Paten