Matatelinga.com - Punah sudah masa depan aku, Aku seharus mengikuti belajar separti anak Indonesia lainnya, tetapi yang aku alami lain. Dimana orang tuaku tega menjual diriku pada lelaki hidung belang, hal itu diuangkapkan "RMC" sambil mengeluarkan air." Saya mau mencoba memberikan perlawanan pada Ibu kandung, tetapi tidak bisa dengan alasan untuk membiayai ayah kandungnya yang lagi saki.Namun, "didalam hati saya, bertanya tanya apa dengan jalan seperti ini dilakukan, untuk mencari uang untuk mengobati ayahnya yang lagi sakit".Tetapi, uang hasil penjual diri saya, ternyata bukan untuk baiay perobatan ayahnya, melainkan untuk mamakku sendiri.Penuturan korban "RMC" yang didampingi Muriadi paman korban saat di Mapolres Asahan ketika dikonfirmasi Matatelinga.com mengatakan "Mamakku telah menjual tubuhku kepada lelaki pendek dan genduk", hilang sudah masa depanku dibuat mamakku.Sebanyak empat kali dengan waktu berbeda saya dijual mamak ke lelaki itu secara bergiliran dan aku harus melayani nafsu bejat dua orang lelaki tersebut, perbuatan mesum tersebut dilakukan di pondok tangkahan pasir pinggiran Sungai Sei Silau Buntu Pane.Sebelum aku dibawa lari mamak ke rumah Nenek yang berada di Tebing Tinggi, aku sempat menceritakan semuanya kepada adik Alm.bapak saya yang bernama Muriadi, dengan mengatakan disekolah sudah merasa minder dan dijauhi oleh teman temannya, mungkin aku tidak bersekolah lagi nantinya, malu aku pak, ujarnya.Sementara menurut pengakuan Muradi paman korban mengatakan setelah ada pengakuan "RMC" atas perbuatan yang telah dilakukan oleh mantan isteri almarhum abng saya terhadap RMC, saya semua menjadi sangat terkejut dan keesokan harinya kami melaporkan ke Polres Asahan, namun setelah kami membuat pengaduan tersebut, "SH" dan korban "RMC" kabur dari rumah , mereka meninggalkan rumah sekira subuh dan setelah dicari mereka berada di rumah orang tua "SH" yang berada di Tebing Tinggi.Semua hasil yang diperoleh "SH" dari menjual anaknya tersebut kesemuanya di gunakan sendiri, bukan untuk biaya perobatan abang saya, hingga abang saya itu menghembuskan nafasnya.Saat ini RMC dan adik adiknya ikut bersama kami, biarlah "SH" menjalani hukuman sesuai dengan perbuatannya, dan saya heran kok ada orang tua setega dia itu dengan menjual tubuh anaknya seharga Rp.8.500.000,- namun masa depan anak hancur dibuatnya , tukasnya sambil meninggalkan para Jurnalis.(Benawi)