Matatelinga.com - Tragis. Satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, dan seorang anak perempuannya meninggal dengan mengenaskan setelah sepeda motor yang ditumpangi sekeluarga ini menabrak truk yang berhenti di Jalinsum Medan - Rantau prapat KM 175-176 pasar I desa Perkebunan Suka Raja kecamatan Simpang Empat Asahan, Kamis (22/12/2016) pagi. Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi motor kurang hati-hati dan tidak melihat truk yang sedang berhenti di depannya karena kerusakan mesin. Kecelakaan terjadi ketika Nazarudin, 41, warga Dusun III Desa Hessa Perlompongan Kecamatan Airbatu mengendarai Honda Revo BK.5378 VAY dan membonceng istrinya Nurminta,38, dan putrinya Andreani Pertiwi, 8 melintas dari arah Medan menuju Rantauprapat. Namun, sesampainya di Jalinsum KM 175-176, Nazarudin diduga tidak melihat ada truk BM 8877 AN di depannya yang sedang berhenti karena rusak. Spontan, motor langsung menabrak belakang truk. "Dikarenakan kurang kehati-hatianya dalam mengendarai kendaraan serta tidak waspada didepannya ada kendaraan truk yang sedang berhenti sehingga terjadi laka tabrak belakang tersebut," kata Kanit laka lantas Polres Asahan Iptu M.Butar butar melalui Kapos Lantas sub.unit laka Simpang Empat Aiptu.Fresker Simatupang saat dilokasi kejadian kepada Matatelinga.com. Aiptu Fresker Simatupang mengatakan akibat kejadian tersebut pengendara Honda Revo BK 5378 VAY Nazaruddin dan dua orang yang dibonceng diantaranya Nurminta serta seorang anak perempuan bernama Andreani Pertiwi meninggal dunia, untuk korban Andreani Pertiwi meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Nazaruddin dan Nurminta meninggal dunia setelah dilakukan perawatan medis di klinik Azmy Hessa Air Genting. "Terhadap pengemudi truk colt diesel BM 8877 AN, Aidil Friansyah,24, warga dusun III desa Perkebunan Sei Balai Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara, sudah kami amankan dan dimintai keterangannya, demikian juga terhadap kendaraan yang terlibat dalam kejadian ini telah kami evakuasi ke Mako Polsek Simpang empat," tukasnya. (ben)