Matatelinga.com - Satreskoba Polres Labuhanbatu meringkus sepasang kekasih yang disebut bandar narkoba jenis ekstasi, saat sedang asyik berduaan di sebuah rumah di komplek perumahan DL Sitorus Blok M nomor 31 Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, Sumut pada Rabu malam (28/12/2016) sekitar pukul 23.30 Wib kemarin. Seorang sumber di kepolisian menyebutkan "semalam ada penangkapan sepasang kekasih bandar ekstasi, yang nangkap polisi narkoba, waktu itu mereka berdua baru pulang enjoy dari tanjung balai, banyak juga barang buktinya", Kamis (29/12/2016) siang.Menurut informasi yang berhasil dihimpum kedua tersangka merupakan bandar yang selama ini kerap mengedarkan pil setan tersebut di sejumlah cafe remang-remang di Labuhanbatu Raya. Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH, SIK melalui Kasat Narkoba AKP Mara Jungjung Siregar SH, MH pada Wartawan membenarkan penangkapan tersebut. "benar bahwa, kita ada mengamankan dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan beserta sejumlah barang bukti narkoba, dan saat ini masih sedang dalam proses" sebut salah satu perwira senior di jajaran Polres Labuhanbatu tersebut kepada metrotvnews.com, Kamis (29/12/2016) malam di kantor Satres Narkoba Polres Labuhanbatu jl MH Thamrin 07 Rantauprapat.Hingga kini kedua tersangka yakni BS Alias Tiar ,27, dan wanitanya bernama YY alias Yola ,28, yang disebut-sebut sebagai kekasihnya itu sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik satres narkoba polres Labuhanbatu. Menurut data yang diperoleh, Tiar merupakan warga dusun putat, desa kampung mesjid Kecamatan Kualuh Hilir, Labuhanbatu Utara, Sumut. Sementara Yola merupakan warga jalan dewi sartika gang teladan Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumut.Sementara barang bukti yang disita dari kedua tersangka yakni, 7 bungkus plastik klip berisi 68 butir pil berwarna merah jambu yang diduga extaci, 3 unit telepon seluler serta 1 lembar bungkus rokok union."atas adanya laporan masyarakat, kita langsung melakukan pengintaian, dan ternyata benar kedua orang tersebut memiliki barang yang kita duga kuat narkoba dan langsung kita tangkap, dan kalau masih ada lagi akan kita libas" akunya.(Mtc)