Matatelinga.com - Ketua Umum DPP GMRI Abdullah Sitorus mengingatkan Anggota DPR RI Dapil IX Jawa Barat Maman Imanulhaq agar berbicara sesuai tupoksinya sebagai wakil rakyat."Maman Imanulhaq jangan banyak cakap dan tingkah. Ia harus tahu diri terpilih sebagai wakil rakyat ini. PKB ini tempat berkumpulnya ummat islam. Jangan merusak kerukunan ummat islam yang sudah bersatu demi kepentingan pribadi," ucap Abdullah Sitorus. Menurut Abdullah, sikap Kapolda Sumut DR.H.Ricko dalam posisi menjaga ketertiban Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Masjid agung pada Rabu 28 Desember 2016 lalu sudah tepat."Sebagai wakil rakyat muslim harusnya berada di posisi muslim yang saat ini sedang berjuang menuntut keadilan atas kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok. Jangan ia (Maman Imanulhaq) membuat keruh dan menambah persoalan baru," ingatnya.Jika ini terus berlanjut, kata Abdullah, maka perlu dipertanyakan keberadaan nya sebagai anggota komisi VIII DPR RI. "Jadi Maman Imanulhaq harus sadar diri, dan instropeksi diri. Ummat Islam hanya ingin menuntut Ahok diperlakukan sama seperti dengan maling ubi yang bersalah lalu ditangkap, tidak lebih dari itu. Hukum harus adil, tidak terkeculi dengan siapa pun," katanya. Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GMRI), lanjut Abdullah, memberikan apresiasi yang sangat besar dan siap mengawal jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada Kapoldasu di acara tabligh akbar kemarin.Harus nya Kapolda itu dberi penghargaan dari Kapolri dalam menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di Sumut ini.(Mtc)