ASAHAN - Matatelinga: Pelantikan pejabat esselon III di jajaran Pemkab.Asahan yang langsung dipimpin oleh Bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP di Aula Melati Pemkba.Asahan, Selasa (3/1/2017) diwarnai dengan kericuhan dan penganiayaan yang dilakukan oleh orang dekat Bupati Asahan yang bukan pegawai terhadap aktivis yang sedang melihat jalannya pelantikan tersebut.Menurut keterangan korban Iin Indrawansyah ,43, warga Jalan Madong Lubis Kelurahan selawan Kecamatan Kota Kisaran Timur saat ditemui diruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Asahan membenarkan bahwa dirinya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh salah seorang yang dikenal dekat dengan Bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP saat berlangsungnya acara pelantikan sejumlah pejabat esselon III di jajaran Pemkab Asahan,ujarnya.Iin Indrawansyah juga mengakatan pemukulan yang dilakukan oleh pelaku Suleng terhadap dirinya saat saya keluar dari aula tersebut, dan sebelum terjadi pemukulan tersebut saya ada mengatakan kepada kawan saya yang bernama Rudi Ritonga dengan perkataan “ Ayo Kita Pulang Nagapian Kita Dengar Pencuri Uang Masjid”, pemukulan tersebut dilakukan oleh Suleng secara bertubi tubi sehingga saya tersungkur serta muka saya lembam seperti ini, dan oleh beberapa orang yang berada disekitar aula tersebut langsung dilerai, saya langsung membuat pengaduan ke Polres Asahan dengan nomor laporan polisi LP/02/I/2017 SU/Res Ash tertanggal 03 Januari 2017 dan saya juga sudah melakukan Visum Et Repertum ke RSU Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran.Secara terpisah Suleng ,54, warga jalan Diponegoro Kisaran saat dikonfirmasi mengakui dirinya ada melakukan pemukulan terhadap Iin Indrawansyah saat acara pelantikan pejabat Pemkab.Asahan, dia kupukul lantaran ucapannya yang seolah memfitnah serta memvonis Bupati Asahan sebagai pencuri uang masjid, omongan orang itu sangat tidak mendasar dan membuat saya jengkel , ungkapnya.(Mtc/Ben)