MEDAN - Matatelinga: Sejumlah gelandangan yang datang dari luar Daerah Kota Medan, memanfaatkan fasilitas Taman Ahmad Yani Jl Sudirman Medan Kec. Medan Maimun, diantaranya pendopo digunakan tempat tidur setiap hari.Taman Ahmad Yani dibangun oleh Pemko Medan untuk masyarakat Kota Medan dengan menyediakan fasilitas olah raga, tempat duduk setiap sudut taman serta Pendopo dengan ukuran bulat dengan atapnya dipasang kanopi. Tetapi, pandangan mata di taman Ahmad Yani, banyaknya gelanadangan atau Gepeng memanfaatkan fasilitas tersebut.Pantauan di Taman Ahmad Yani Rabu (4/1/2016), seperti sudah berubah "fungsi", pendopo tersebut bukannya digunakan oleh masyarakat sehabis melaksanakan olahraga bisa duduk di Pendopo tersebut, melainkan sudah digunakan oleh gelandangan untuk tempat tidurnya.Para gelandangan yang menggunakan pendopo tempat tidur sudah berlangsung lama, dari anak usia belasan tahun sampai usia sudah ujur.SElaian itu, sepuatran pendopo tersebut sampah berserakan. Pendopo yang dibangun oleh Pemko Medan ini, seolah olah bukannya untuk bagi masyarakat habis berolah raga,digunakan istrahat, tetapi malah para gelandang menikmatinya.Pendopo tersebut dari malam hari hingga pagi hari sudah "dikuasai" oleh para gelandangan dan gepeng tempat tidur.Salah seorang warga bernama Jafar , 25, Warga Multatuli ditaman Ahmad Yani Medan,usai berolah raga Rabu (4/1) mengatakan, " saya sejak dibenahinya Taman Ahmad Yani bisa menikmati berolah raga yang telah disediakan Pemko Medan". Tetapi belakangan ini, Taman Ahmad Yani Medan ini, tidak indah dipandang mata,. Pasalnya, tempat kita bisa istrahat yakni Pendopo sehabis berolah raga, sudah digunakan oleh para gepeng dan gelandangan tempat tidurnya."Saya berharap Walikota Medan dapat menertibkannya, sehingga taman Ahmad Yani ini, tidak berubah fungsi menjadi tempat tidur mereka. Selain itu, warga Kota Medan tidak menjadi risih memandangnya, bila melaksanakan olah raga di pagi hari dan sore harinya".(Mtc)