ASAHAN - Matatelinga: Adi Irawan ,49, warga dusun VII desa Suka Makur Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Asahan, menderita diabetes sudah cukup lama, sudah berulang berobat namun tak kunjung sembuh mengakibatkan rasa putus asa dan Adi Irawan mengakiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali kawat baja bekas tali klos sepeda motor pada kusyen pintu tengah, Kamis (5/1/2017) .Menurut keterangan Kapolsek Bandar Pasir Mandoge AKP.Rudi Chandra,SH kepada Matatelinga,com dilokasi kejadian membenarkan ada seorang warga desa Sukamakmur yang nekat mengkari hidupnya dengan cara gantung diri, ujarnya.Lanjut AKP.Rudi Chandra mengatakan awal ditemukan korban gantung diri, setelah Suyatun (50) isteri korban saat pulang kerja dan masuk kedalam rumah melalui pintu belakang, dan spontan Suyatun berteriak saat melihat korban yang tergantung di pintu tengah.Suyatun langsung berlari meminta bantuan Krani afdelling VII PTPN IV kebun Bandar Pasir Mandoge, dan oleh warga masyarakat kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Bandar Pasir Mandoge.Saya bersama anggota langsung turun ke lokasi kejadian dengan mengevakuasi jenasah serta mengambil barang bukti yang digunakan korban untuk gantung diri, dan pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban, saat korban diturunkan dari gantuangan tersebut terlihat korban mengeluarkan air liur serta sperma dan posisi kepala korbang agak miring kesamping.Menurut informasi dari pihak keluarga korban sudah lama mengidap penyakit gula, dan mungkin korban sudah frustasi , tukasnya.(Mtc/Ben)