ASAHAN - Matatelinga: Sarif Maulana ,6, warga Jalan Setia Bangun Pasar III gang Murni desa Sunggal kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kolam diareal persawahan milik Musimin di Dusun VI Desa Rawang Pasar IV Kecamatan Rawang Panca Arga Asahan, Jum’at 06 Januari sekira pukul 16.30 wib. Menurut keterangan Kapolsek Kota Kisaran Iptu T.Samosir kepada Matatelinga.com membenarkan adanya seorang anak berusia enam tahun bernama Sarif Maulana ditemukan tewas dikarenakan tenggelam dalam kolam diareal persawahan milik Musimin di di Dusun VI Desa Rawang Pasar IV Kecamatan Rawang Panca Arga Asahan, ujarnya. Iptu T.Samosir juga mengatakan kronologis kejadian berawal dari korban bersama adiknya diantaranya Hakiki Akbar dan Nazaerah Nur Farhani bermain-main sambil mencari ikan menggunakan tanggok di areal persawahan yang ada di sekitar rumah Suwarno yang juga merupakan kakek korban .Korban merupakan warga Deli Serdang yang berkunjung ke rumah Suwarno bersama ibunya, dan seperti biasanya anak anak warga setempat sering bermain dipersawahan tersebut, dan itu membuat korban bersama adiknya melakukan hal serupa.Sekira pukul 16.30 Wib adik korban Hakiki Akbar dan Nazerah Nur Farhani pulang ke rumah lalu dimandikan Ibunya, sedangkan korban belum pulang dan dipanggil tidak menyahut, sehingga Ibu korban mencari ke areal persawahan dengan meminta pertolongan pada Edi Supeno serta warga sekitar.Setelah dilakukan pencarian disekitar persawahan tersebut akhirnya korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa didalam kolam diareal persawahan tersebut, korban ditemukan dalam posisi tubuh terlilit plastik dengan jarak sekitar 50 meter dari rumah Suwarno kakek korban.Atas kejadian ini Polsek Kota Kisaran sudah mengambil keterangan saksi diantaranya ibu korban Suriah Ningsih ,40, Hakiki Akbar ,4, Nazaerah Nur Farhani ,2,5, Suwarno ,80, kakek korban serta Edi Supeno ,35, warga kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur yang saat kejadian berada di lokasi tersebut, juga kami telah melakukan Visum Et Repertum serta menyita barang bukti berupa plastik yang melilit tubuh korban, dan pihak keluarga tidak bersedia korban untuk diotopsi, tukasnya.(Mtc/Ben)