Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Rendahnya Pendatapan Masyarakat, "Maraknya" Penyeludupan di Teluk Nibung

Rendahnya Pendatapan Masyarakat, "Maraknya" Penyeludupan di Teluk Nibung

Admin - Kamis, 12 Januari 2017 16:03 WIB
Matatelinga.com
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Utara Iyan Rudianto (tengah) didampingi Kepala Cabang Se Sumut memaparkan hasil sitaan selama 2016
MEDAN - Matatelinga: Para pelaku penyeludupan narkoba melalui perairan teluk Nibung,digunakan para bandar narkoba jaringan internasional dari Negara Malyasia rata rata orang Indonesia ekonominya lemah dan para TKI yang ada di Malyasia hendak pulang ke Indonesia khusunya ke Sumatera Utara.   Rendahnya perekonomian di Teluk Nibung, Kabupaten Asahan membuat masyarakat disana terlibat dalam penyeludupan dan sudah mengakar dan hingga pihak terkait kesulitan untuk menindaknya. Hal itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Utara Iyan Rudianto saat memaparkan capaian kinerja Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara 2016, Kamis (12/1/2017) siang. Begitu pun, Jenderal Bea Cukai Sumut terus menggandeng instansi penegak hukum TNI-Polri untuk melakukan penindakan aksi-aksi penyeludupan. "Permasalahan di Teluk Nibung sebenarnya masalah perekonomian. Perekonomian disana (Teluk Nibung) masih sangat rendah hingga menjadikan masyarakat disana terlibat dalam penyeludupan. Jika perekonomian di Teluk Nibung itu hidup pasti tidak ada penyeludupan barang. Faktor lain mungkin adalah pangsa pasar dan permainan harga ," kata Iyan Rudianto. Katanya lagi, mengahadapi tantangan di 2017 tentu semakin berat. Ada beberapa strategi. Tapi strategi itu tidak bisa disampaikan. Begitu pun yang paling penting adalah koordinasi dengan TNI-Polri tetap dilakukan. "Strategi di 2017 sudah kita siapkan. Namun enggak bisa kita sampaikan. Yang jelas penindakan penyeludupan kita tetap berkoordinasi dengan TNI-Polri. Nah untuk kedepannya, kita akan mengusulkan beberapa pangkalan untuk memantau kapal-kapal yang berada di perairan, terutama kapal penyeludup di kawasan Selat Malaka. Sebuah radar pemantau yang memiliki spesifikasi baik cuma ada di Batam. Tapi pemantauan radar belum sampai ke Medan dan Aceh," tutur Iyan.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dampak Akibat Molornya Pelantikan Wagubsu

Berita Sumut

Wanita Pakai Baju Lambang Palu Arit Diamankan

Berita Sumut

Panglima TNI Saksi Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau

Berita Sumut

Pedagang Buku Pegadaian Tak Mau Pindah

Berita Sumut

Gubsu Erry Resmikan Perizinan Online Simpel Paten

Berita Sumut

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien