TANAH KARO - Matatelinga: Tengah selfi di taman Air Terjun Sampuren Sikulikap (Penatapen) Desa Doulu, Berastagi, Kabupaten Karo, dua orang wisatawan asal Medan, Sabtu (13/1/2017) siang jatuh ke dalam jurang sedalam 100 meter.Untungnya keduanya, Ramendra Ginting ,22, warga Desa Uruk Gedang, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang dan, Berlian br Sitepu ,21, warga Jalan Parang, Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor, hanya mengalami luka ringan.Peristiwa naas itu terjadi ketika kedua korban berkunjung ke kawasan wisata alam air terjun tersebut. Ketika menysuri jalan, keduanya terpikat dengan keindahan alam dan mecuri waktu sekejap untuk berfoto (selfi) di titik antara kafe Green Leaf dan air terjun. Sial, lagi asik-asiknya selfi, Ramendra tergelincir dan mengarah ke arah jurang bekas longsoran. Kondisi panik membuat Ramendra dengan spontan menarik lengan Berlian, tak ayal keduanya pun langsung terguling dan mendarat di kedalaman 100 meter.Untungnya jeritan mereka dari dasar jurang didengar oleh pengunjung lainya. "Jadi saat itu ada seorang saksi yang kebetulan melintas di lokasi dan mendengar jeritan keduanya. Selanjutnya saksi melaporkan ke Pos Lantas Doulu. Kemudian petugas pun melakukan penyelamatan," kata Kapolsekta Berastagi, Kompol Agustinus kepada wartawan. Menggunakan tandu, petugas Sat Sabhara Polres Tanah Karo bersama Polsekta Berastagi, Dinas Perhubungan dan warga sekitar mengevakuasi keduanya. Dikarenakan keduanya merasa masih mampu untuk kembali, keduanya lantas memohon izin kembali ke Medan.(Mtc)