MATATELINGA, Kabanjahe: Rusli Tarigan hanya bisa tertunduk lesu. Rumah yang biasa ditinggalinya bersama istri, Bunga br Ginting serta kelima anaknya musnah dilalap di jago merah. Kini pria 50 tahun yang biasanya bekerja sebagai buruh tani cuma bisa pasrah. Peristiwa kebakaran yang menimpa Rusli itu terjadi Rabu (3/5/2017) dini hari WIB di Dusun 2 Rumah Gerat, Desa Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit. Bermula ketika listrik padam. Selanjutnya Rusli menyalakan lilin untuk menerangi rumahnya. Nah, sebelumnya juga istri Rusli sempat memasak air. Namun sayang, sang istri lupa untuk memadamkan api tungku yang peralatannya dari kayu. Karena mata sudah mengantuk, akhirnya satu keluarga ini tertidur dengan pulas. Tepat dini hari itu, Aslina br Barus yang tak lain kepala dusun di kampungnya, melihat api dari sela rumah korban. Apalagi rumah Aslina berdampingan dengan rumah Rusli. Aslina seketika terkejut. Dia keluar rumah dan menjerit. "Api....ada api..". Jerit Aslina membangunkan warga sekitar. Hanya saja, Rusli dan keluarga tetap tertidur. Dengan ganasnya warga menggedor pintu rumah Rusli yang ketika itu tertidur di ruang tengah. Syukurnya Rusli beserta keluarga cepat tersadar. Mereka pun menyelamatkan diri. Dari kejauhan Rusli hanya bisa memandangi rumahnya telah musnah ditelan si jago merah. Walau sebelumnya warga telah berusaha memadamkan amuk api, tapi karena rumah terbuat dari kayu sehingga dengan mudah terbakar. Tak satu pun barang serta pakaian bisa terselamatkan. Info terakhir diperoleh pemerintah desa sedang berupaya membantu korban. (Mtc/tim)